

inNalar.com – Peringkat bergengsi telah dikeluarkan oleh majalah Forbes yaitu 400 orang terkaya di Amerika Serikat
Saat ini mantan presiden Donald Trump sudah tidak masuk dalam daftar orang terkaya sebanyak dua kali dalam tiga tahun sebagaimana dikutip dari Inquisitr.
Majalah forbes diketahui telah membuat pernyataan penting bahwa “tidak lagi cukup kaya untuk klub paling eksklusif di negara tersebut”.
Baca Juga: Partai Republik Kaitkan Dana Pertukaran Tahanan Iran dengan Serangan Hamas ke Israel, Benarkah?
Perkiraan kekayaan Donald Trump sebesar 2,6 miliar dollar yang kehilangan 300 juta dollar dari batasan untuk masuk dalam daftar tersebut
Selain itu untuk obsesinya untuk masuk daftar kekayaan ini trump sering memberikan informasi palsu terhadap wartawan untuk meningkatkan posisinya.
Penurunan kekayaan yang disebabkan oleh platform media sosial yaitu Truth Social yang diciptakan olehnya dan sudah dilarang oleh pihak Twitter (X) dan Facebook.
Baca Juga: Viral! Video Perlihatkan Cetakan Kaos Prabowo-Gibran, Pertanda Resmi Duet Menuju Ajang Pilpres 2024?
Sebelumnya platform tersebut direncanakan untuk mengumpulkan ratusan juta dolan namun terhenti karena pengawasan hukum selama dua tahun.
Donald Trump saat ini menjadi pesaing tangguh dalam merebutkan Gedung Putih pada tahun 2024.
Namun juga tersorot masalah hukum di New York dalam masa uji coba penipuan yang diminta ganti rugi dan hukuman sebesar 250 juta dollar.
Baca Juga: Tes Kepribadian: 5 Pilihan Tersulit yang Pernah Ada, Apakah Kamu Termasuk Orang yang Egois?
Masalah hukum tersebut dipimpin oleh jaksa agung pada negara tersebut Letitia James dalam tuduhan kecurangan dengan kepemilikan real estate Trump.
Pada 400 daftar terkaya ini Forbes memberi pengecualian baru dalam menambahkan peraturan hukum di keuangan Trump yang cukup kompleks.
Selain masalah hukum di New York, Donald Trump telah menghadapi hukum dari pencemaran nama baik sampai tuntutan pidana pemilu.
Keluarnya Donald Trump dari 400 daftar orang terkaya juga merupakan catatan penting dari pengamat dan komentator dari kasus penipuan di New York.
Lalu pengecualiannya ini juga sebagai pengingat nyata dari berubahnya dinamika sekitar Donald Trump
Namun Forbes juga menyampaikan bahwa bisnis lapangan golf mantan presiden ini berjalan dengan baik dan aset yang mencapai 426 juta dollar setelah menjual buku, berpidato dan menyelesaikan beberapa kesempatan di tahun-tahun terakhir. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi