Dokter Zaidul Akbar Ungkap Cara Mulai Santap Makanan yang Benar, Ternyata Begini

inNalar.com – dr Zaidul Akbar praktisi kesehatan yang banyak berbagi tips seputar pengobatan herbal dan lain sebagainya, kali ini memberikan cara mulai menyantap makanan yang benar, hal ini jarang diketahui orang.

Banyak yang menganggap saat mulai menyantap makanan tidak ada aturan jelasnya, namun ternyata berbeda menurut dr Zaidul Akbar, ada cara atau tips sebenarnya bisa yang bermanfaat membantu pencernaan nantinya.

dr Zaidul Akbar mengatakan bahwa memulai menyantap makanan hidup terlebih dahulu, seperti sayuran dan buah-buahan, cabai tetapi setengah pedas, atau lainnya berisi kandungan kaya enzim sebelum dilanjutkan.

Baca Juga: 50 Ucapan Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022, Penuh Makna Nasionalisme

Maksud dr Zaidul Akbar adalah menyantap hidangan pembuka tersebut, kemudian baru melahap makanan berat. Dengan demikian pencernaan akan memproses secara optimal, karena perut juga lebih siap dengan adanya enzim.

“Alias makanan kaya enzim seperti sayuran dan buah, ya atau cabe-cabean yang tidak terlalu pedas begitu, karena dengan pola seperti itu makanan yang berikutnya bisa dicerna dengan lebih optimal, karena perut sudah siap dengan enzim-enzim yang akan mencernanya,” jelas dr Zaidul Akbar seperti dikutip inNalar.com dari akun Instagram @zaidulakbar pada Jumat, 27 Mei 2022.

dr Zaidul Akbar juga memberikan tagline baru untuk gaya hidup yang diinisiasi olehnya, yaitu mulailah dengan makanan hidup terlebih dahulu. Hal ini bisa juga menjadi solusi bagi orang yang kesulitan  untuk berhenti menyantap gorengan.

Baca Juga: Topik Khutbah Jumat Singkat 2022 Pekan Pertama di Bulan Dzulqo’dah atau Juni: Tema Ketenangan Hati

Pada zaman ini orang yang komitmen dengan makanan hidup atau living food itu bahkan ada yang dianggap aneh, berbeda kondisi nenek moyang dahulu dimana terbiasa menyantap olahan rebus dan panggang.

Zaman nenek moyang dahulu juga minyak goreng tidak semudah saat ini, sehingga ketersediaannya terbatas. Ada sebuah buku yang sesuai dengan hal ini yaitu Deep Nutrition, Why Your Gene Need Traditional Food menjelaskan secara genetik makanan orang-orang tua cukup sederhana.

Tidak diolah aneh-aneh, kandungan bahan sintetik kurang, dan lain sebagainya. Itulah makanya sering ada panggilan untuk menyantap kuliner khas nenek moyang, makna lainnya adalah ada gen asli yang menolak bentuk fast food.

“Makanya coba beri sosis, pizza, dan nugget ke orang tua yang makanannya sederhana dan alami-alami begitu, tidak akan mau mereka makan.” Terang dr Zaidul Akbar.

Baca Juga: Ridwan Kamil Dikabari Emmeril Khan Hilang Terseret Arus Sungai Aaree Swiss saat Kunjungan ke Inggris

Bagi dr Zaidul Akbar hal penting yang harus diajarkan kepada anak dan keluarga selain agama, adalah makanan hidup yang menyehatkan, sehingga bisa menjadi gen generasi masa depan.

Kesalahan anak zaman sekarang menganggap rimpang-rimpangan kunyit membuat kering rahim, padahal ibunya melakukan hal tersebut dan anaknya banyak.

“Ya inilah era fitnah, urusan makanan dan hidup sehat pun tak bisa luput dari itu.” Ujar dr. Zaidul Akbar.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]