

inNalar.com – Berikut pesan Dokter Reisa yang ingatkan pandemi belum usai kepada seluruh masyarakat.
Di samping itu juga Dokter Reisa mengajak orang tua Waspada terhadap kesehatan anak ketika di sekolah.
Mengingat saat ini pembelajaran tatap muka sudah berjalan normal maka orang tua lah yang wajib waspada melindungi kesehatan anak.
Banyak hal yang disampaikan Dokter Reisa terkait cara atau upaya sebagai orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan anak.
Menurut Dokter Reisa anak – anak terutama yang masih di bawah umur harus diajarkan mengenai pembiasaan baru saat ini.
Pesan lengkap Dokter Reisa ini dikutip inNalar.com dari acara bincang sehat bersama Dokter Reisa yang diunggah di kanal youtube RRI Net Official.
Baca Juga: Timnas U-16 Raih Kemenangan Pertama dalam Laga Piala AFF U-16, Bima Sakti Akan Kembangkan Permainan
Melalui dialog tersebut, Dokter Reisa mulanya kembali mengingatkan masyarakat bahwa pandemi ini belum selesai.
“Paling penting yang harus kita ingat kita masih dalam pandemi dan pandemi ini belum usai. Munculnya varian baru ini makin banyak juga yang paling penting kita jangan sampai terinfeksi,” ujar Dokter Reisa.
Lewat momen ini Dokter Reisa juga mengingatkan agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan dan segera vaksin lengkap sebagai upaya perlindungan.
“Tapi kita harus sebisa mungkin melindungi diri kita. dengan cara apa ya selain protokol kesehatan ya dengan melengkapi vaksinasi,” katanya.
Selain itu Dokter Reisa juga menegaskan kepada orang tua untuk memastikan anaknya ketika di sekolah bisa menerapkan protokol kesehatan.
“Ketika kita melepas anak – anak ke sekolah pastikan dia sudah bisa memakai masker yang baik dan benar,” tuturnya.
Baca Juga: Pengabdi Setan 2: Communion akan Segera Tayang di Bioskop, Akankah Ada Pengabdi Setan 3?
Tidak cukup sampai disitu, menurut Dokter Reisa perilaku anak ketika di sekolah juga perlu dibimbing hingga bisa menilai risiko.
“Selama berada disekolah (anak) tahu kapan harus cuci tangan kapan harus makan buka masker, bagaimana situasi, ajarkan dia untuk menilai risiko,” ucapnya.
Dokter Reisa juga memberi nasihat kepada orang tua untuk jangan memaksakan anak pergi ke sekolah saat sedang sakit.
“Kalau anak kita sehat maka boleh pergi ke sekolah tapi kalau ada gejala sedikit aja ya walaupun batuk pilek jangan, sebaiknya di rumah dulu sampai bener bener sehat,” katanya.
Menurut Dokter Reisa peran dari pihak sekolah juga dibutuhkan untuk merubah kebiasaan lama menjadi pembiasaan baru yang lebih aman.
“Bagi orang yang di lingkungan sekolahnya harus ganti ya cara menghormati gurunya atau menghormati orang yang lebih tua, mungkin gak ada sentuhan langsung dengan anak, jadi bisa dilakukan dengan salam – salam yang tidak bersentuhan langsung,” ujarnya.
Bagaimanapun juga tenaga pendidik menjadi pelopor utama untuk mengimplementasikan protokol kesehatan di sekolah.
“Tenaga pendidik harus tahu caranya menerapkan protokol kesehatan di adaptasi kebiasaan baru ini,” ucap Dokter Reisa.***

inNalar.com – Berikut pesan Dokter Reisa yang ingatkan pandemi belum usai kepada seluruh masyarakat.
Di samping itu juga Dokter Reisa mengajak orang tua Waspada terhadap kesehatan anak ketika di sekolah.
Mengingat saat ini pembelajaran tatap muka sudah berjalan normal maka orang tua lah yang wajib waspada melindungi kesehatan anak.
Banyak hal yang disampaikan Dokter Reisa terkait cara atau upaya sebagai orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan anak.
Menurut Dokter Reisa anak – anak terutama yang masih di bawah umur harus diajarkan mengenai pembiasaan baru saat ini.
Pesan lengkap Dokter Reisa ini dikutip inNalar.com dari acara bincang sehat bersama Dokter Reisa yang diunggah di kanal youtube RRI Net Official.
Baca Juga: Timnas U-16 Raih Kemenangan Pertama dalam Laga Piala AFF U-16, Bima Sakti Akan Kembangkan Permainan
Melalui dialog tersebut, Dokter Reisa mulanya kembali mengingatkan masyarakat bahwa pandemi ini belum selesai.
“Paling penting yang harus kita ingat kita masih dalam pandemi dan pandemi ini belum usai. Munculnya varian baru ini makin banyak juga yang paling penting kita jangan sampai terinfeksi,” ujar Dokter Reisa.
Lewat momen ini Dokter Reisa juga mengingatkan agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan dan segera vaksin lengkap sebagai upaya perlindungan.
“Tapi kita harus sebisa mungkin melindungi diri kita. dengan cara apa ya selain protokol kesehatan ya dengan melengkapi vaksinasi,” katanya.
Selain itu Dokter Reisa juga menegaskan kepada orang tua untuk memastikan anaknya ketika di sekolah bisa menerapkan protokol kesehatan.
“Ketika kita melepas anak – anak ke sekolah pastikan dia sudah bisa memakai masker yang baik dan benar,” tuturnya.
Baca Juga: Pengabdi Setan 2: Communion akan Segera Tayang di Bioskop, Akankah Ada Pengabdi Setan 3?
Tidak cukup sampai disitu, menurut Dokter Reisa perilaku anak ketika di sekolah juga perlu dibimbing hingga bisa menilai risiko.
“Selama berada disekolah (anak) tahu kapan harus cuci tangan kapan harus makan buka masker, bagaimana situasi, ajarkan dia untuk menilai risiko,” ucapnya.
Dokter Reisa juga memberi nasihat kepada orang tua untuk jangan memaksakan anak pergi ke sekolah saat sedang sakit.
“Kalau anak kita sehat maka boleh pergi ke sekolah tapi kalau ada gejala sedikit aja ya walaupun batuk pilek jangan, sebaiknya di rumah dulu sampai bener bener sehat,” katanya.
Menurut Dokter Reisa peran dari pihak sekolah juga dibutuhkan untuk merubah kebiasaan lama menjadi pembiasaan baru yang lebih aman.
“Bagi orang yang di lingkungan sekolahnya harus ganti ya cara menghormati gurunya atau menghormati orang yang lebih tua, mungkin gak ada sentuhan langsung dengan anak, jadi bisa dilakukan dengan salam – salam yang tidak bersentuhan langsung,” ujarnya.
Bagaimanapun juga tenaga pendidik menjadi pelopor utama untuk mengimplementasikan protokol kesehatan di sekolah.
“Tenaga pendidik harus tahu caranya menerapkan protokol kesehatan di adaptasi kebiasaan baru ini,” ucap Dokter Reisa.***