Diusulkan Menjadi Provinsi Baru, Kota Cirebon Bakal Didepak dari Jawa Barat?

inNalar.com – Cirebon merupakan salah satu kota yang ada di Jawa Barat.

Kota Cirebon berada di pesisir utara pulau Jawa yang menghubungkan Jakarta dengan Surabaya di lintas utara dan tengah Jawa.

Beberapa tahun belakangan tersiar kabar bahwa terdapat pemecahan wilayah provinsi.

Baca Juga: Warga Tuban Geger! Muncul Istana Berpahat Megah Dari Bawah Tanah Jawa Timur Sebelum Gempa Bumi, Peninggalan Majapahit?

Jawa barat menjadi salah satu provinsi yang wilayahnya diusulkan untuk dipencah dan menjadi provinsi baru.

Provinsi baru tersebut diusulkan dengan nama Cirebon Raya.

Rencananya, ibu kota provinsi Cirebon Raya adalah Kota Cirebon itu sendiri.

Baca Juga: Kerinci Dipecah, Wilayah Seluas 391,50 km2 di Jambi Ini Akhirnya Jadi Kota Baru, 59 Persen Luasnya Jadi Kawasan…

Maka dari itu, secara otomatis Kota Cirebon tidak lagi berada di bawah Provinsi Jawa Barat.

Usulan pemisahan wilayah tersebut dimulai dari adanya suatu deklarasi dari sekelompok orang yang tergabung dalam KP3C atau Komite Percepatan Pembentukan Provinsi Cirebon Raya.

Deklarasi tersebut digelar di Hotel Prima yang berlokasi di kota Udang ini.

Baca Juga: Hilang! Ternyata Pulau Jawa Dulunya Tidak Ada dan Gunung Lawu Berada di Bawah Laut

Bahkan, mereka telah menyiarkan deklarasi tersebut di kanal Youtube mereka.

Nantinya, akan ada beberapa kota dan kabupaten yang berada di provinsi yang telah diusulkan ini.

Daerah-daerah tersebut meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka.

KP3C telah menganggap bahwa wilayah dengan sebutan Ciayumajakuning ini layak untuk mendiri dan menjadi Daerah Otonom Baru.

Hal Tersebut dikarenakan adanya potensi sumber daya alam dan manusia yang kuat.

Sementara itu, salah satu anggota Komisi I DPRD Jabar mengatakan bahwa usulan tersebut merupakan bentuk dari aspirasi masyarakat yang boleh dilakukan.

Namun, perlu diketahui bahwa untuk mengusulkan pembentukan wilayah baru harus melalui beberapa tahapan.

Maka dari itu, perlu adanya pertimbangan-pertimbangan strategis untuk hal ini salah satunya mengenai dananya.***

Rekomendasi