

inNalar.com – Tiga pasangan capres dan cawapres untuk pemilu 2024 sudah resmi diumumkan. Setelahnya, beberapa nama terkenal mencuat dengan bergabung menjadi tim pemenangan nasional (TPN) dari salah satu calon.
Pasangan capres-cawapres Ganjar-Mahfud juga tengah menggaet beberapa nama besar untuk bergabung ke dalam tim pemenangan nasional (TPN) mereka.
Salah satu nama yang digaet untuk bergabung ke dalam TPN Ganjar-Mahfud adalah Eko Sulistyo yang merupakan seorang Komisaris PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN).
Tidak tanggung-tanggung, Eko Sulistyo ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.
Karena penunjukan ini, dikabarkan bahwa dia akan mundur dari posisinya di PT Perusahaan Listrik Negara dan bergabung ke dalam TPN Ganjar-Mahfud.
Sebelumnya, Eko Sulistyo sudah menjadi Komisaris PT PLN sejak tahun 2020 lalu.
Hal tersebut karena sudah berkecimpung di dunia BUMN dengan waktu yang cukup lama, tentunya pundi-pundi kekayaan yang dia miliki tidak sedikit jumlahnya.
Dilansir inNalar.com dari laman E-LHKPN, adapun total dari jumlah kekayaan Eko Sulistyo yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud ini adalah sebanyak Rp19.186.666.397,- atau sekitar Rp 19,1 miliar.
Total jumlah ini tentunya tidak hanya berasal dari satu aset saja. Eko Sulistyo memiliki enam buah aset tanah yang berada di dua provinsi berbeda.
Keenam tanah tersebut diantara lain 2 di Kendal, 2 di Sukoharjo, 1 di Surakarta, Jawa Tengah dan 1 di Depok, Jawa Barat.
6 aset tanah dan bangunan tersebut memiliki nilai mencapai Rp5.050.000.000,- atau sekitar Rp5,05 miliar.
Selanjutnya, aset yang kedua adalah alat transportasi dan mesin yang terdiri dari dua buah mobil dan dua buah motor.
Keempat kendaraan tersebut memiliki nilai mencapai Rp 726.000.000,- atau Rp 726 juta.
Adapun kendaraan termahal yang dimiliki oleh Eko Sulistyo yang ditunjuk sebagai Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud ini adalah sebuah mobil Toyota Voxy tahun 2020 senilai Rp450.000.000,- atau Rp 450 juta.
Selanjutnya, dia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 210.000.000,- atau Rp 210 juta.
Harta lainnya yang dimiliki oleh Eko Sulistyo, mantan Komisaris PLN, adalah sejumlah Rp1.250.000.000,- atau Rp 1,25 miliar.
Terakhir dan juga merupakan sumber kekayaan terbesar dari Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud ini adalah kas dan setara kas dengan nilai Rp11.950.666.397,- atau sekitar Rp 11,9 miliar.
Karena dia tidak memiliki hutang satu rupiah pun, kekayaan dari Eko Sulistyo ini tetap dan tidak berubah, yakni senilai Rp19.186.666.397,- atau sekitar Rp 19,1 miliar.***