

inNalar.com – Warga Indonesia pasti tahu air minum kemasan yang sering muncul di iklan TV, yaitu Aqua.
Aqua sendiri merupakan merk air minum mineral di Indonesia yang bersumber dari tanah, sehingga telah mengalami mineralisasi secara alami.
Sebelum ini, pernah terdapat sumber mata air di Garut Jawa Barat yang pernah ditawar oleh Aqua dengan harga yang cukup fantastis.
Alasannya, sebab sumber mata air di Garut tersebut diketahui memiliki kejernihan yang cukup tinggi, sampai membuat Aqua tertarik.
Dalam memproduksi air minum, Aqua akan mengambilnya dari sumber mata alami pegunungan, yang tentunya harus memiliki kejernihan tertentu.
Agar bisnisnya dapat berkembang, tentu Aqua akan tertarik dengan sumber mata air di Jawa Barat tersebut yang dikatakan sangat jernih.
Sedangkan sumber mata air di Garut tersebut memang diketahui cukup jernih, sebab air yang dihasilkan itu bisa langsung diminum.
Melansir dari channel YouTube Iit dailiy, Nama sumber mata air tersebut adalah Sirahna, yang berada di Desa Margaluyu, Kecamatan Leles, Garut, provinsi Jawa Barat.
Setelah melakukan beberapa penelitian di sumber mata air di daerah Jawa Barat, akhirnya pihak Aqua pun menawarnya dengan harga yang tidak tanggung-tanggung.
Sebab perusahaan air minum kemasan tersebut langsung menawarnya dengan harga yang fantastis, yaitu Rp. 1 miliar.
Meski sudah menawarnya dengan harga yang fantastis, namun pemilik dari sumber mata air tersebut justru menolak.
Dulunya, sebelum Aqua memberikan penawaran ini, biasanya sumber mata air tersebut digunakan para warga untuk mencuci baju.
Setelah tahu jika sumber mata air itu layak diminum secara langsung, kini para warga menggunakan air tersebut untuk dijadikan air minum.
Bahkan dijelaskan jika rasa dari air di Siranah Jawa Barat ini cukup segar, berbeda dengan air kemasan lainnya.
Menariknya, di sekitar daerah sumber mata air Siranah di Garut tersebut diketahui tidak ada penjual galon isi ulang.
Sebab para warga di daerah Garut itu kini menggunakan sumber mata air Siranah itu untuk digunakan kebutuhan sehari-hari.***