

inNalar.com – Pembangunan sebuah pabrik tembaga tidak hanya dilakukan di wilayah timur Indonesia, namun juga di Jawa Timur.
Terdapat sebuah proyek pembangunan pabrik tembaga di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Pembangunan pabrik tembaga terbesar di Jawa Timur ini diperkirakan segera rampung dan beroperasi pada tahun 2024.
Pabrik tembaga yang dibangun di Kabupaten Gresik, Jawa Timur sendiri juga disebut sebagai pabrik tembaga terbesar di dunia.
Ditargetkan rampung dan bisa beroperasi pada tahun 2024, pabrik tembaga di Jawa Timur dibangun di atas lahan seluas 100 Ha.
Baca Juga: Bakal Bangun Gedung KRIS, Rumah Sakit di Kediri Jawa Timur Ini Habiskan Dana hingga Rp 65 Miliar?
Pabrik tembaga yang dibangun di Jawa Timur ini merupakan pabrik tembaga kedua milik PT Freeport Indonesia di kawasan JIIPE.
Pabrik tembaga di Jawa Timur tersebut juga disebut sebagai Smelter Manyar dan akan dikelola oleh PTFI.
Diketahui bahwa kapasitas dari pabrik tembaga di Jawa Timur yang bakal rampung di tahun 2024 memiliki kapasitas yang sangat besar.
Kapasitas pengolahan tembaga di smelter baru Jawa Timur ini akan mencapai 2 juta ton dalam setiap tahunnya.
Dana yang dibutuhkan untuk membangun pabrik tembaga terbesar di Jawa Timur ini yang mencapai US$ 3 miliar.
Biaya sebesar US$ 3 miliar untuk pembangunan pabrik tembaga terbesar di Jawa Timur setara dengan Rp 45 triliun.
Dari total biaya yang bernilai Rp 45 triliun, diketahui dana sebesar Rp 150 juta telah dikeluarkan untuk beberapa hal.
Dana Rp 150 juta digunakan untuk persiapan mulai dari pembayaran sewa lahan, desain, hingga pemadatan tanah untuk pembuatan pabrik.
Per tahun 2020 kemarin, pembangunan pabrik tembaga terbesar di Jawa Timur diketahui sudah mencapai tahap penguatan lahan.
Sedangkan hingga saat ini, pembangunan pabrik tembaga terbesar di Jawa Timur sudah mencapai persentase lebih dari 70 persen.***