Ditarget Rampung Awal 2024, Museum Siger di Lampung Bakal Ramaikan Kawasan Wisata BHC, Dibangun Siapa?

inNalar.com – Sebuah pembangunan Museum Siger yang dijadikan sebagai sektor ekonomi strategis di Lampung sebagai penambah wisata BHC (Bakauheni Harbour City) akan memberikan ilmu dan juga wawasan kebudayaan.

Lokasi penempatan pembangunan Museum Siger yang nantinya dijadikan pelengkap wisata BHC tersebut berada di Lampung Selatan.

Nantinya pembangunan wisata terpadu tersebut dapat dapat menyongsong perekonomian Lampung dan juga memberikan lapangan pekerjaan.

Baca Juga: Dikuasai 2 Negara Sekaligus, Pulau Terluar Nunukan Kalimantan Utara Ini Hanya 15 Menit Bisa Tembus Malaysia

Adapun secara timeline pembangunan Museum Siger Lampung dirancang akan rampung pada tahun 2024 nanti.

Saat ini tercatat di BHC ada pembangunan yang selesai dikerjakan sehingga dapat beroperasi antara lain berupa fasilitas masjid dan selasar siger serta krakatau park.

Pengoperasian pembangunan yang sudah rampung tersebut dapat digunakan pada bulan 11 tepatnya November tahun 2023.

Baca Juga: Belum Diresmikan, Bendungan Senilai Rp1,6 Triliun di Kabupaten Konawe Ini Malah Ambruk, Apa Penyebabnya?

Banyaknya antusias para para wisatawan yang berkunjung membuat pelayanan terus ditingkatkan begitu juga fasilitas sebagai penunjang wisata terpadu tersebut.

Perlu diketahui bahwa kawasan yang berada di BHC ini dibagi menjadi dua area yaitu area Siger Park dan juga untuk area Krakatau Park.

Skywalk tersebut digunakan sebagai jembatan integrasi yang menghubungkan antara terminal ferry yang berada di Pelabuhan Bakauheni dengan kawasan krakatau park.

Baca Juga: Gubernur Sumatera Barat Mengajak Ribuan ASN untuk Borong Bawang Merah Asal Kabupaten Solok, Kenapa?

Tentunya hal tersebut dapat mempermudah akses bagi para wisatawan yang berkunjung untuk berlibur dan memenuhi rasa penasaran.

Kerampungan dari bangunan Museum Siger sendiri akan diselesaikan perkiraan pada awal tahun 2024, berbagai fasilitas destinasi wisata disuguhkan disana.

Pembangunan museum tersebut dilakukan oleh PT ASDP Indonesia Ferry untuk mengenal sejarah dan tentunya untuk melestarikan budaya.

Berbagai spot menarik bisa didapatkan disana, tidak hanya itu PT  ASDP Indonesia Ferry juga membangun sebuah skywalk  yang memiliki panjangan 130 meter.

Tidak hanya itu dari adanya pembangunan tempat destinasi wisata yang berada di Lampung tersebut dapat meningkatkan perekonomian di daerah tersebut.

Dilansir dari ANTARA, dari adanya Jalan Tol Trans Sumatera pembuat kawasan BHC menjadi pusat pariwisata yang terletak di Lampung khususnya pada kabupaten Lampung Selatan.***

 

Rekomendasi