Ditarget Rampung Akhir 2023, Tol Solo-Jogja Bakal Jadi Jalur Konektivitas Segitiga Emas Sektor Pariwisata


inNalar.com – Pengerjaan proyek jalan tol Solo-Jogja masih digarap oleh Kementerian PUPR hingga kini.

Adapun menurut menteri PUPR, konstruksinya terus berjalan dan kian memberikan peningkatan progres yang baik.

Dilansir inNalar.com dari laman Kementerian PUPR, jalan tol Solo-Yogyakarta – YIA Kulon Progo yang dibangun ini memiliki panjang 96,57 km.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Panen Sindiran Netizen Usai Ketua MK Anwar Usman Dijatuhi Sanksi oleh MKMK

Pembangunan jalan tol Solo-Jogja akan melewati 3 Seksi tahapan, yang akan ditarget rampung pada akhir tahun 2023 pada sesi 1, 2024 pada seksi 2 dan 2025 mendatang pada seksi 3.

Pada September lalu, progres jalan tol sesi 1 yakni ruas Kartasura-Purwomartani dibagi menjadi 3 paket.

Paket 1 Solo-Klaten dengan panjang 22,30 km, progres konstruksinya mencapai 53,94%.

Baca Juga: Kontroversial! Aturan di Prancis Bikin Orang yang Hina Israel Akan Dipenjara hingga 2 Tahun Sekaligus Denda…

Sedangkan Paket 2 Klaten-Purwomartani dengan panjang 20,08 km, progres konstruksinya mencapai 4,5%.

Serta paket 3 Selaman-Purwoharjo dengan panjang 38,57 km ditargetkan selesai konstruksi pada kuartal 3 tahun 2024 mendatang.

Selama pelaksanaan konstruksi tol Solo-Jogja ini pemerintah tetap memperhatikan, serta peduli terhadap situs-situs, bangunan bersejarah, cagar budaya, serta peninggalan purbakala yang ada di wilayah DIY.

Baca Juga: Tak Terima Ditegur Usai Merokok di Sekolah, Siswa SMK di Bima NTB Berkata Kotor dan Pukul Guru Sampai Bonyok

Selain itu, jalan tol ini akan terhubung dengan tol Yogyakarta-Bawen, dan Tol Trans Jawa Ruas Semarang-Solo.

Keberadaan tol Solo-Jogja, nantinya dapat mempercepat waktu tempuh perjalanan masyarakat yang menghubungkan 3 Bandara sekaligus, yakni di Solo, Semarang, dan Yogyakarta.

Setelah konstruksi tol Solo-Yogyakarta- YIA Kulon Progo selesai dan beroperasi, maka jalur ini dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah segitiga emas sektor pariwisata.

Wilayah segitiga emas sektor pariwisata tersebut, meliputi daerah Yogyakarta, Solo, Semarang atau biasa disebut dengan Joglosemar.

Inilah salah satu peran penting dan kontribusi dari proyek nasional jalan tol Solo-Yogyakarta.

Bukan hanya itu, kehadiran Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo juga menjadi akses pendukung menuju destinasi wisata nasional seperti Candi Prambanan, serta mempersingkat waktu perjalanan ke Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo.

Jalan tol ini dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jogjasolo Maga Makmur, yang nantinya akan ditemukan sembilan simpang susun (interchange) dan satu persimpangan (junction) Sleman.

Kesembilan simpang susun tersebut adalah SS Kartasura, SS Karanganom, SS Klaten, SS Prambanan dan Manisrenggo, SS Purwomartani, SS Gamping, SS Sentolo, SS Wates, dan SS YIA.

Inilah gambaran dari proyek Tol Solo-Jogja yang ditarget rampung akhir 2023, dan menjadi jalur konektivitas Kota segitiga emas. ***

 

Rekomendasi