Ditanya Soal Ketuhanan, Begini Pandangan Konglomerat Dato Sri Tahir: Pasti Ada Masalah di Ibadahnya

inNalar.com – Dato Sri Tahir merupakan seorang pengusaha, investor, dan salah satu konglomerat asal Indonesia yang cukup terkemuka.

Tahir menjadi konglomerat setelah mendirikan Mayapada Group yang memiliki beberapa unit usaha.

Unit usaha dari Mayapada Group ini meliputi rumah sakit, TV berbayar, media cetak, properti, dan sebagainya.

Baca Juga: Flyover di Jalan Tercuram Sumbar Senilai Rp2,824 Triliun Segera Dibangun, Sudah Disetujui Presiden Jokowi dan Menteri PUPR

Kini, pemilik Mayapada Group ini menjadi orang terkaya ke-12 di Indonesia dengan harta kekayaan mencapai 4,2 miliar USD.

Tahir juga dikenal sebagai seorang filantropis yang mampu menyumbangkan harta kekayaannya sebesar 75 juta USD untuk kesehatan.

Ayah dari Grace Tahir ini tetap memegang teguh prinsipnya bahwa bisnis adalah sebagai sarana menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.

Baca Juga: Rogoh Kocek Mulai Rp169.500, Intip Estimasi Total Biaya Tarif Jalan Tol Trans Jawa Saat Nataru, Jakarta – Surabaya Bakal Habis Berapa Ya?

Berbekal keinginannya menjadi dokter, ia tetap memelihara keinginannya dengan membangun rumah sakit Mayapada yang berlokasi di Tangerang dan Jakarta Selatan.

Bahkan saat peresmiannya, rumah sakit tersebut melayani operasi jantung gratis bagi 100 pasien.

Dibalik kesuksesannya, banyak yang penasaran mengenai soal faktor ketuahanan yang diyakini oleh Dato Sri Tahir.

Baca Juga: Sumbar Bakal Punya Jembatan Terpanjang Senilai Rp5,5 Miliar di Kampung Crazy Rich, Ini Pekerjaan Warganya

Bersumber dari video youtube Grace Tahir, pemilik Mayapada Group itu ditanyai mengenai faktor ketuhanan yang ia yakini.

Dalam video tersebut Tahir menyampaikan bahwa Tuhan adalah makhluk yang memiliki sifat maha kasih dan maha kudus.

“God is creature, dia punya sifat daripada Allah itu maha kasih, righteousness, maha kudus, dan semua agama sama,” ucap Taipan berusia 71 tahun tersebut.

Baca Juga: Bakal Aliri 10.000 Ha Lahan Kusan Hulu, Bendungan Rp2,9 Triliun di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Masih Terganjal Kejelasan Status Lahan, Nasibnya?

Pemilik Mayapada group juga menyampaikan ketika seseorang mendekat dengan Tuhan, pasti ia berubah jadi lebih baik.

“Begitu kita mendekati sang pencipta ini harus diubah, ada orang beribadah bertahun-tahun tidak berubah itu pasti ada masalah di ibadahnya,” terang Dato.

Menurutnya, jika seseorang telah beribadah bertahun-tahun tetapi tidak berubah, maka pasti ada masalah di ibadahnya.

Baca Juga: Inter Milan All-In Demi Sukseskan Kedatangan Tajon Buchanan di Bursa Transfer Januari

Kemudian, ia juga sempat disinggung mengenai apa kira-kira menurutnya alasan mengapa Tuhan memercayakan kesuksesan ini padanya.

Tahir mengatakan bahwa ia tidak mempunyai jawaban atas pertanyaan tersebut dan tidak ingin memikirkan hal tersebut.

Baginya yang terpenting adalah bagaimana ia bisa menggunakan berkat tersebut untuk bermanfaat bagi banyak orang.***

Rekomendasi