

inNalar.com – Memiliki luas bangunan hingga mencapai 8.000 hektar terminal bandara di Kalimantan Barat ini sedang proses pengerjaan.
Pembangunan terminal bandara ini diketahui akan selesai pada awal bulan tahun 2024 tepatnya pada bulan januari pembangunan terminal bandara tersebut akan selesai.
Sehingga terminal bandara dapat difungsikan dan tidak mengganggu para para pengunjung yang hendak berangkat dari Bandara Singkawang Kalimantan Barat.
Acara yang dilakukan untuk pembangunan terminal tersebut tentunya pertama-tama akan melakukan groundbreaking atau disebut dengan peletakan batu.
Acara tersebut selalu dilakukan ketika ada proyek pembangunan, acara ground breaking untuk pembangunan terminal bandara tersebut dilakukan pada bulan Juli tahun 2023.
Tepatnya acara dilakukan pada tanggal 12 hari Rabu, pembangunan terminal bandara yang terletak di Kalimantan Barat terus melakukan percepatan pembangunan.
Menurut sumber terpercaya dana yang digunakan untuk proses pembangunan tersebut bersumber dari dua pengusaha yaitu Heru Budi Hartono dan juga Pui Sudarto.
Dua pengusaha tersebut memberikan dana investasi separuh dari anggaran keseluruhan untuk pembangunan terminal bandara di Kalimantan Barat.
Total dana yang dibutuhkan untuk mensukseskan terminal bandara tersebut mencapai hingga nominal Rp 160 miliar yang merupakan CSR yang bersumber dari para donatur, untuk separuh dari dana tersebut Rp 80 miliar.
Dana sebanyak Rp 80 miliar tersebut telah didapatkan oleh dua pengusaha kaya raya yang ikut berinvestasi untuk mensukseskan kelancaran pembangunan terminal bandara tersebut.
Bandara tersebut memiliki nama yaitu Bandar Udara Singkawang atau bisa disingkat dengan sebutan Bandara Singkawang.
Tentunya pembangunan terminal tersebut berada di Kota Singkawang yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat.
Untuk kelancaran pembangunan terminal bandara membutuhkan support dan juga doa dari masyarakat agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
Proyek pembangunan terminal bandara yang berada di Kota singkawang ini dilakukan oleh PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi dan PHL Architects Patrick Lim.
Tidak hanya itu saja pembangunan tersebut juga terdapat Hendy Lim, pembangunan terminal bandara di Kalimantan Barat ini merupakan keinginan dari Menteri Perhubungan.***