

inNalar.com – Kabar baik bagi para penghungi wilayah Yogyakarta dan Semarang, karena pemerintah tengah membangun jalan tol yang akan mempermudah akses perjalanan dari Semarang-Yogyakarta.
Diperkirakan, pembangunan jalan tol Yogyakarta-Semarang ini akan selesai di akhir tahun 2023, dan akan dapat mulai beroperasi mulai di tahun 2024.
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen memiliki panjang 75,82 km, dengan memerlukan luas lahan sekitar 8.788.019 meter persegi.
Baca Juga: Lewat Tol ini, Bandung-Cirebon Cuma 75 Menit! Akses Utara-Selatan Jawa Barat Jadi Semakin Mudah
Adapun dana yang dibutuhkan selama pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen tersebut memerlukan dana ganti rugi lahan sebesar Rp. 7,36 triliun. Sedangkan biaya pembangunan jalan tol tersebut mencapai Rp. 14,26 triliun dengan periode waktu konsesi selama 40 tahun.
Menurut PPK Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja Bawen Wijayanto, konstruksi seksi 1 ini diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2023, dan target dapat beroperasi di tahun 2024.
Jadi jika ditotal, maka pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen mengHabiskan Biaya Rp. 21 Triliun. Dengan pembagian 7 Triliyun untuk ganti rugi lahan sekitar, dan menghabiskan 14 Triliyun dalam pembangunan jalan tol.
Baca Juga: Disinari Matahari Hanya 5 Jam Setiap Harinya, Kampung di Jawa Timur Ini Punya Kebiasaan Unik
Adapun jalan Tol Yogyakarta-Bawen yang sedang dibangun, nantinya akan terhubung satu sama lain dengan Tol Semarang-Solo dan Yogyakarta-Solo.
Diharapkan, Jalan tol ini dapat mengurangi padatnya lalu lintas di jalan arteri. Dan dapat mendukung kawasan industri di koridor Ungaran-Bawen, serta mendukung perkembangan dari kawasan wisata Jogja, Solo, dan Semarang. Bahkan dalam rencana, Jalan tol ini akan memiliki empat interchange atau simpang susun.
Tol sepanjang 75,82 kilometer yang tengah dibangun ini nantinya akan melewati Sleman Daerah (Mlati dan Tempel), Magelang Daerah (MUntulan, Mungkid, Secang), Temanggung, hingga Kabupaten Semarang Daerah (Ambarawa).
Baca Juga: Capai Miliaran, Ini Daftar Daerah di Indonesia dengan Peminjam Pinjol dengan Pembayaran Sering Macet
Menariknya, dengan adanya tol ini, maka akan memangkas setengah waktu dari Semarang ke Yogyakarta.
Awalnya, perjalanan dari Semarang ke Yogyakarta membutuhkan waktu 3 jam. Namun dengan melewati tol, maka hanya membutuhkan waktu 1,5 jam atau 1 jam 30 menit untuk tiba di Semarang atau Yogyakarta.
Selain itu, pada pembangunan jalan tol Yogyakarta-Semarang ini dikatakan sebagai Segitiga Emas Joglosemar (Jogja Solo Semarang ). Karena pembangunan ini harus difokuskan pada pemandangan bentang alam disekitar daerah Yogyakarta hingga Semarang.
Sekaligus mampu memberikan dukungan bagi Kawasan wisata Candi Borobudur di Magelang, dan Kawasan Strategis Pariwisata Super Prioritas beserta candi lainnya. Yaitu seperti Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko Yogyakarta.
Adapun tarif yang ditentukan tersebut nantinya adalah Rp. 1.875 per km saat sudah mulai beroperasi. Jadi jika ingin menggunakan tol dari Bawen (Semarang) hingga di Sleman (Yogyakarta), maka jumlahnya mencapai Rp. 142.162 dalam sekali jalan.
Sebagai informasi, infomrasi di atas adalah bagi kendaraan golongan I yaitu seperti sedan, jip, truk kecil dan bus.
Nah itulah jalan tol Semarang-Yogyakarta yang dikatakan segitiga emas dengan menghabiskan 21 Triliyun. Dengan menghabiskan tarif sekian di tol tersebut, apakah terlalu murah atau harga normal? Lihat saja perkembangan informasi terbaru nanti saat sudah mulai beroperasi.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi