Disebut Parem Obor, Intip Kehidupan Warga Kampung Naga di Jawa Barat yang Masih Tergolong Tradisional

inNalar.com – Kampung Naga merupakan perkampungan tradisional yang masih belum tersentuh modernisasi.

Bagi yang masih awam, Kampung Naga ini terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Bangunan dan arsitektur yang rapih menjadi ciri khas dari Kampung Naga. Setiap rumah memiliki arsitektur yang sama, begitu pula dengan penampilan warganya. 

Baca Juga: Bukan Kutai Kartanegara! Inilah Daerah Imperiumnya Dinasti Mulawarman yang Dikenal sebagai Kota Kehidupan

Pengunjung harus melewati 1000 tangga terlebih dahulu untuk sampai di kampung unik Jawa Barat tersebut.

Kampung Naga juga disebut “Parem Obor” karena asal usul kampungnya yang tidak pasti. Tidak sembarang orang bisa menceritakan tentang kampung ini. 

Hanya kepala desa saja yang memiliki wewenang untuk menceritakan asal-usul Kampung Naga.

Baca Juga: Panjangnya 15 Km, Gunung di Bulungan Ini Ditinggali Suku Pemburu Terakhir di Kalimantan, Pernah Berjumpa?

Kampung Naga asal usulnya diketahui berasal dari Kalimat ‘Naga Wir’ yang artinya di tepi tebing.

Sesuai dengan namanya, Kampung Naga memang berlokasi dipinggir tebing, terletak di dekan dengan sungat yang mengaliri perkampungan.

Kampung Naga belum menyentuh modernisasi, itu sebabnya para warga masih menjalani kehidupan tradisional.

Baca Juga: ASN DKI Jakarta Resmi WFH Hari Ini: Apa Sih Kelebihan dan Kekurangan WFH? Begini Penjelasannya!

Kegiatan seperti memasak menggunakan tungku, rumah yang masih memakai kayu dan sebagainya.

Warga Kampung Naga memiliki upacara adat yang biasa diselenggarakan. Upacara adat itu bernama upacara adat Hajat Sasih.

Sebelum memulai acara, para pembuka adat wajib ke Sungai Ciwulan bertujuan untuk menyucikan diri mereka. 

Hajat Sasih merupakan tradisi yang dilakukan dengan cara membersihkan makan leluhur. 

Masyarakat melakukan ini dengan tujuan memohon berkah atas dan keselamatan kepada leluhur.

Kampung ini terbuka untuk umum, siapa saja boleh datang ke tempat ini. Jadi apabila sedang ada di Jawa Barat, tempat ini bisa jadi opsi dikunjungi. ***(Anma RM)

 

Rekomendasi