

inNalar.com – Dijuluki kampung kerbau, Desa ini berlokasi di tengah hutan utara Gunung Lawu, Ngawi.
Desa tersembunyi di Ngawi ini masih sangat asri, serta banyak kerbau berkeliaran bebas di sini.
Dilansir dari sebuah video yang diunggah kanal Youtube Jejak Richard, Desa ini bernama Desa Bulakpepe.
Jalan menuju Desa Bulakpepe ini melewati hutan Jati di sisi kanan dan kiri.
Meskipun berlokasi di tengah hutan, kontur tanah menuju Desa Bulakpepe ini relatif datar dan sangat mudah di jangkau.
Desa Bulakpepe ini biasa disebut dengan kampung kerbau karena hampir semua warga kampung ini memiliki kerbau.
Hal tersebut berbeda dengan pedesaan lain di Indonesia yang umumnya mereka memelihara Sapi atau Kambing.
Konon katanya, tradisi peternak kerbau di sini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.
Begitu memasuki Desa Bulakpepe ini, kita disambut oleh sebuah tugu pencak silat.
Baca Juga: Terkuak! Ternyata Paolo Maldini Sempat Cekcok dengan Stefano Pioli Sebelum Meninggalkan AC Milan
Selain menjadi pengembala Kerbau, sebagian besar warga Desa Bulakpepe juga merupakan para pendekar.
Pada siang hari, di Desa ini banyak kerbau yang berjalan menuju ke kandang masing-masing bersama dengan pemiliknya.
Rumah-rumah pemukiman yang ada di desa ini sangatlah rapi dan teratur, jalan di Desa Bulakpepe ini juga telah rata dengan paving.
Antara pemukiman warga dengan kandang Kerbau di Desa Bulakpepe ini dipisah. Namun, jaraknya tidak jauh.
Kandang Kerbau di Desa Bulakpepe ini berada di pinggiran desa. Peternak kerbau meletakkan kerbaunya di kandang komunal yang menjadi penampung hewan milik warga Desa Bulakpepe.
Pemakaian kandang komunal di Desa Bulakpepe ini dimulai sejak tahun 2016 saat masyarakat mulai paham dengan pentingnya kesehatan.***