Diresmikan pada Tahun 1991, Desa Budaya di Samarinda Ini Miliki Khas Rumah Adat yang Bisa Dihuni 80 Keluarga

inNalar.com – Kota Samarinda merupakan daerah sekaligus pusat pemerintahan dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur.

Di Kota Samarinda sebagian masyarakatnya masih melestarikan budaya khas daerahnya.

Adapun salah satu desa budaya yang sangat populer berasal dari kota ini.

Baca Juga: Bukan di Eropa, Wisata Alam Bak Negeri Dongeng Ini Ada di Daerah Pelosok Sumatera Barat: Jaraknya 53,5 Km dari Padang

Desa tersebut dikenal oleh masyarakat dengan nama Desa Budaya Pampang.

Lokasinya berada di Desa Pampang, Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Dilansir inNalar.com dari kaltimprov.go.id, cara untuk menuju ke desa ini dapat menggunakan transportasi darat Angkot Trayek Samarinda – Sei Siring atau bisa pula menggunakan ojek dan kendaraan charter.

Desa Pampang terletak sekitar 17 Km arah Utara dari Terminal Lempake.

Kawasan wisata budaya ini merupakan hasil migrasi penduduk desa long lis Apo Kayan Kabupaten Bulungan pada tahun 1973.

Dulunya, desa ini pertama kali diduduki oleh masyarakat Suku Dayak Kenyah dan diresmikan pada tahun 1991.

Daya tarik utama yang dapat disaksikan adalah ari tarian, wanita dayak telinga panjang, upacara adat serta kehidupan sehari- hari suku dayak kenyah.

Namun, terdapat satu ciri khas dari desa ini yang menjadi daya tarik wisatawan yakni rumah adat Lamin.

Pada zaman dahulu rumah adata ini berbentuk memanjang dan bisa diisi hingga 80 keluarga.

Rumah adat ini telah mengalami rehabilitasi sekali setelah berumur 50 tahun.

Pemerintah setempat pun turut membantu mengganti atap dan memperbaiki strukur bangunan.

Bisa dibilang rumah adat Lamin merupakan warisan budaya yang tak ternilai.

Itulah ulasan mengenai desa budaya pampang di Samarinda, Kalimantan Timur.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]