

InNalar.com – Terdapat proyek di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah direncanakan sejak 1999. dan akhirnya dapat terlaksana pada tahun 2021 lalu.
Meskipun masih dalam pengerjaan, namun bendungan ini tentu akan ditunggu-tunggu oleh warga sekitar.
Apalagi waduk tersebut juga akan jadi yang terbesar hingga mengalahkan tempat penampungan air lainnya.
Walau harus menunggu lebih dari 20 tahun, tentu penantian ini tidak akan sia-sia.
Apalagi NTT merupakan daerah yang beriklim kering, tentu dengan adanya tempat penampungan air ini nantinya akan semakin memenuhi kebutuhan air baku warga sekitar.
Sebab pada tahun 2020, pembangunan pada infrastruktur ini telah masuk ke dalam proyek strategis nasional (PSN).
Baca Juga: Peduli Stunting, Kaesang Lakukan Safari Politik di NTT dan Disambut Baik dengan Tarian Kataga
Adapun yang dimaksud adalah Bendungan Mbay yang berada di sungai Lambo, Desa Rendubutowe, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo.
Disebut jadi yang terbesar, sebab Bendungan Mbay ini memiliki daya tampung mencapai 51,7 juta meter kubik.
Kapasitas tersebut lebih besar dibandingkan Bendungan Temef yang kapasitasnya 48 juta meter kubik.
Baca Juga: Total Harta Kekayaan Capai Rp15,4 Miliar, Koleksi Mobil Mewah Capres Ganjar Pranowo Bikin Melongo
Ditambah lagi Bendungan Mbay ini juga luas genangannya mencapai 499,5 hektar.
Dilansir InNalar.com dari PUPR, pada 7 Juni 2023 pembangunan pada infrastruktur ini progresnya telah mencapai 16%.
Melihat pada kemajuan pengerjaannya, ditargetkan nantinya tempat penampungan air ini seluruhnya akan rampung pada tahun 2025.
Sebenarnya progres penyelesaian pada bendungan terbesar ini melesat pada target yang diharapkan.
Pasalnya, masih terdapat beberapa lahan warga yang belum dibebaskan, atau belum dibayar untuk dana ganti ruginya.
Apalagi Bendungan Mbay di NTT tersebut juga membutuhkan lahan sebesar 617 hektar.
Walau sempat terjadi kendala sehingga progresnya tidak sesuai target, namun pihak pembangunan proyek ini telah mencari alternatif lain.
Alternatif untuk mencapai target yang diharapkan adalah dengan penambahan peralatan serta ada pula penambahan jam kerja.
Jadi yang terbesar di NTT, anggaran yang dibutuhkan pada pembangunan waduk ini pun cukup banyak.
Karena dana yang dibutuhkan untuk membangun bendungan ini mencapai Rp 1,6 triliun. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi