

inNalar.com – Pada bulan November lalu, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR kembali memperbaiki pasar rusak di NTB.
Pasar di NTB tersebut diketahui mengalami kerusakan akibat dimakan waktu, diantaranya kebocoran atap kios, dan lain sebagainya.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman PUPR, perbaikan kembali pasar yang telah dibangun sejak tahun 1981 tersebut ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah sana.
Baca Juga: Antusias Ikuti UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, ‘Pancal Bike’ Ingin Perluas Pemasaran Produk
Renovasi pasar yang sudah berumur tersebut diketahui lebih mengedepankan konsep pasar rakyat yang modern.
Nantinya, pusat perbelanjaan tradisional tersebut akan direnovasi dengan kembalinya didirikan bangunan yang lebih aman, bersih, dan sesuai standar SNI.
Pelaksanaan renovasi pasar diketahui akan dikerjakan selama kurang lebih 300 hari kalender dengan target selesai pada tanggal 31 Agustus 2024.
Menurut informasi, pembangunan yang ditargetkan selesai pada tahun depan tersebut dikontraktori oleh PT Relis-Buser (KSO).
Sedangkan selaku manajemen konstruksi bangunan pasar diketahui dipegang oleh PT Inti Multi Kencana.
Adapun anggaran yang diperlukan untuk proyek tersebut adalah senilai Rp49 miliar, yang keseluruhannya dibiayai oleh APBN 2023-2024.
Selanjutnya terkait lokasi, pasar tua yang baru saja dimulai renovasinya oleh Kementerian PUPR tersebut berada di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat atau NTB.
Nama dari pasar ini diketahui adalah Pasar Sila. Nantinya, bangunan dari Pasar Sila ini akan dibangun di atas lahan seluas 17.790 meter persegi dengan luas pasar yakni 5.325 meter persegi.
Sedangkan, bentuk dari bangunannya sendiri, nantinya akan terdiri dari 3 gedung yang masing-masing setinggi 1 lantai, yakni ada Blok A, B, dan C.
Lalu, di masing-masing blok tersebut, akan terdapat sebanyak 149 unit kios, 380 unit los kering, dan 131 unit los basah.
Diproyeksikan, tiga bangunan Pasar Sila di Kabupaten Bima, NTB tersebut mampu menampung sebanyak 660 pedagang.
Demikianlah informasi terkait renovasi pasar tua di NTB yang lokasinya berada di Kabupaten Bima oleh Pemerintah melalui Kementerian PUPR.***