Diperkirakan Telan Dana Rp24,6 Triliun, Megaproyek Tol di Bali Ini Harus Gusur 58 Desa

inNalar.com – Beberapa bulan belakangan ini Kementerian PUPR tengah berusaha menyelesaikan berbagai proyek dan salah satunya ruas tol di Bali.

Megaproyek tol di Bali ini dikenal dengan sebutan tol Gilimanuk Mengwi.

Peletakan batu pertama tol Gilimanuk Mengwi ini dilakukan pada September 2022 lalu.

Baca Juga: Masih dalam Proses Lelang, Megaproyek Tol Sepanjang 96,84 Km di Bali Ini Sempat Diprotes Warga, Apa Masalahnya?

Jalan tol Gilimanuk Mengwi terbagi menjadi 3 seksi dimana Seksi pertama Gilimanuk Pekutatan sepanjang 53,6 km.

Kemudian, seksi 2 Pekutatan Soka sepanjang 24,3 Km dan seksi 3 Soka Mengwi sepanjang 18,9 km.

Secara keseluruhan, jalan tol ini akan terbentang sepanjang 96,84 km.

Baca Juga: Cuma di Desa Pelosok Gresik Ini, Megaproyek Jalan Tol di Jawa Timur Rp9,12 Triliun Dibikin Melipir: ‘Kartu As’ Runtuh

Rencananya, jalan tol Gilimanuk Mengwi akan dibangun dengan melintasi 3 Kabupaten.

Maka dari itu, untuk pembangunan tol ini pemerintah harus membebaskan lahan di 58 desa yang tersebar di 13 kecamatan.

Dalam hal pembangunannya, biaya yang harus digelontorkan tidak main-main dan jumlahnya mencapai puluhan triliun.

Baca Juga: Tak Kunjung Dibangun, Bakal Tol Terpanjang RI Senilai Rp58 Triliun di Jawa Barat dan Jawa Tengah Ini Malah Kena Skandal Dugaan Pungli

Untuk merealisasikan proyek ini, dana yang dibutuhkan diperkirakan bisa mencapai Rp24,6 triliun.

Perlu diketahui bahwa, meski telah dilakukan peletakan batu pertama, sayangnya proyek ini mangkrak sejak tahun 2022 lalu.

Namun, pemerintah berencana untuk meneruskan pembangunan Tol Gilimanuk Mengwi pada tahun 2024 ini.

Baca Juga: Jadi yang Pertama di Kalimantan, Ruas Tol Sepanjang 97,3 Km di Kaltim Ini Bikin Perjalanan Menuju ke IKN Cuma 30 Menit dari Balikapan

Maka dari itu, telah dilakukan pelelangan ulang proyek ini pada bulan maret lalu.

Jika proyek lelang telah rampung, maka akan dilakukan penandatanganan perjanjian penjaminan jalan tol pada September 2024.

Setelah itu, baru akan dilanjutkan proses konstruksi jalan tol Gilimanuk Mengwi.***

 

Rekomendasi