Diperkirakan Habis Rp 11 Triliun, Tol Manado-Amurang Sepanjang 80 Km Bersiap Majukan Ekonomi Sulawesi Utara

inNalar.com – Pembangunan infrastruktur di Sulawesi Utara pada era kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw patut diapresiasi.

Pasalnya, terdapat deretan proyek besar Pemprov Sulawesi Utara yang tengah dibangun mulai dari jembatan penghubung pulau Salibabu – Karakelang, bendungan Kuwil Kawangkoan, area wisata KEK Manado, Bitung, dan Likupang, hingga jalan tol Manado – Amurang.

Setelah adanya kabar gembira yang disampaikan melalui laman sulutprov.go.id mengenai program jalan tol Manado – Amurang yang telah disetujui oleh Pemerintah Pusat.

Baca Juga: 23 Km dari Yogyakarta, Pasar Tradisional di Surakarta Ini Namanya Berasal dari Suara Kereta Api!

Masyarakat di sepanjang area proyek tol Manado – Amurang pun menanti berkah dari adanya pembangunan mega proyek Sulawesi Utara ini.

Pasalnya, terdapat tiga alasan utama mengapa pembangunan jalan tol Manado-Amurang sangat penting bagi wilayah di Sulawesi Utara ini.

Pertama, kemudahan akses masyarakat saat melintasi jalan. Kedua, efektivitas biaya transportasi distribusi barang dan jasa.

Baca Juga: Berdiri 2 Tahun di Tengah Hutan, Warung Kopi di Jombang Jawa Timur Ini Tak Pernah Gagal Datangkan Pengunjung

Ketiga, yang tak kalah pentingnya ialah pemangkasan waktu dan jarak tempuh antara Manado dan Amurang.

Sebelumnya, jalan tol Manado – Bitung telah diresmikan dan telah beroperasi hingga kini.

Dengan adanya kabar di tahun 2020 bahwa proyek tol Manado – Amurang telah mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Pusat semakin membuat masyarakat Sulawesi Utara kian sumringah dengan adanya jalur baru ini.

Baca Juga: Jadi Pusat Oleh-oleh Legendaris di Semarang, Pasar Tradisional Ini Pernah Jadi yang Terbesar se-Asia Tenggara?

Diketahui tol Manado – Amurang termasuk dalam bagian jalan tol Trans Sulawesi.

Dilansir dari sumber terpercaya, tol Manado – Amurang ini akan menghabiskan dana sekitar Rp 11 triliun.

Diketahui bahwa kini proyek tol Manado – Amurang telah masuk dalam tahap uji kelayakan lahan atau feasibilty study.

Diproyeksikan jalan tol ini akan membentang sepanjang 80 kilo meter.

Sebelum adanya jalan tol ini, jarak antara Manado dan Amurang diperkirakan mencapai 57,8 kilo meter.

Sehingga waktu tempuh yang dihabiskan bisa sampai 1,5 jam, sedangkan jika tol Manado – Amurang telah diwujudkan, maka waktu tempuhnya hanya 30 menit.

Keberadaan infrastruktur tol ini diproyeksikan bakal mendorong titik destinasi wisata baru wilayah Bolaang Mongondow.

Aktivitas distribusi barang ekspor – impor dan barang hasil pertanian dan perkebunan pun diharapkan menjadi lebih cepat.***

Rekomendasi