

inNalar.com – Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak sekali keragaman suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Salah satu yang cukup unik di Indonesia dan masih bisa dijumpai adalah Suku Tidung.
Suku Tidung sendiri merupakan satu-satunya suku unik di Indonesia yang mendiami daerah Kalimantan Utara.
Sebenarnya negara tetangga, Malaysia juga memiliki warga Suku Tidung yang tinggal di Negeri Sabah.
Namun, hanya terdapat satu Suku Tidung asli yang tinggal dan menetap di Indonesia.
Bagi yang tidak tahu, pada tahun 2021 lalu sebenarnya suku ini pernah ramai diperbincangkan.
Baca Juga: Libur Nasional Maulid Nabi Muhammad SAW, Ustadz Abdul Somad: Ini Amalan yang Wajib Dilakukan!
Sebab suku yang berada di Kalimantan Utara ini pernah menjadi gambar ilustrasi pada uang dengan nominal Rp75 ribu.
Namun yang menjadi ramai karena ilustrasi uang tersebut merupakan Suku Tidung yang nampak menggunakan baju adat China.
Meskipun setelah itu pemerintah mengklarifikasi jika gambar tersebut adalah suku Tidung yang berada di Kalimantan Utara.
Suku Tidung sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Tiding, yang mana memiliki arti gunung atau bukit.
Bagi yang mencarinya, suku di Kalimantan Utara ini mendiami di daerah pulau Sebatik dan Nunukan.
Dilansir InNalar.com dari channel YouTube Larasati Channel, keunikan suku ini berada di budaya pernikahannya.
Bagaimana tidak unik, bagi yang baru menikah pasangan tersebut dilarang melakukan buang air selama 3 hari lamanya.
Hal ini berlaku untuk buang air kecil dan besar, serta berlaku bagi pasangan laki-laki dan perempuan.
Proses menahan buang air ini berlaku bagi pasangan baru yang menikah, setelah dilakukannya ijab atau akad nikah.
Tidak hanya buang air, bahkan suku Tidung juga memiliki larangan untuk mandi atau keluar rumah selama 3 hari tersebut.
Bagi warga suku Tidung yang melakukan tradisi ini, dipercaya hal ini akan menghindarkan kesialan bagi mereka yang melakukannya.
Kesialan tersebut seperti perselingkuhan, perceraian, bahkan menghindarkan kematian pada anak mereka saat masih kecil.
Meskipun begitu, mayoritas warga suku Tidung sendiri kebanyakan memeluk agama islam.
Hal tersebut dikarenakan banyaknya pelaut serta pedagang islam yang dulunya sering singgah ke daerah Kalimantan Utara tersebut.
Walaupun memiliki tradisi yang unik, namun suku Tidung ini menjalani aktifitasnya cukup modern.
Sebenarnya tempat tinggal mereka sama layaknya kota kecil pada umumnya. ***