

inNalar.com – Viral beredar video di media sosial mengenai bapak-bapak yang ingin menarik motor pembeli cash.
Pihak korban mengakui bahwa keluarga mereka tidak mengenali siapa bapak itu, namun sang bapak bersikeras ingin menarik motor dari pihak korban.
Dilansir inNalar.com dari akun Instagram @folkshitt, video menunjukkan seorang bapak-bapak yang berkunjung ke rumah korban.
Baca Juga: Viral! Aksi Main Sindir antara Sales Honda dan Yamaha, Motor Boros VS Keropos?
Diketahui, bapak tersebut bersikeras ingin menarik motor karena belum mendapatkan bayaran pembelian.
Pihak korban yang merasa bahwa bapak tersebut sedang melakukan modus penipuan pun merekam kejadian ini.
Dua video dengan durasi total berkisar 1:20 menit tersebut diunggah ke media sosial dan mendapatkan sorotan dari netizen.
Banyak warganet yang mengatakan bahwa pihak keluarga harus berhati-hati terhadap modus penipuan seperti ini.
Namun, video yang juga diposting di akun X (sebelumnya Twitter) oleh akun @keglgnunfaedh membeberkan sudut pandang lain dari video ini.
Salah satu komentar memposting bahwa pengupload video telah memberikan klarifikasi bahwa bapak-bapak tersebut rupanya bukan penipu.
Sebuah tangkapan layar dari TikTok membeberkan bahwa rupanya pihak keluarga korban memiliki miss komunikasi dengan pihak pembelian motor.
Diketahui, ayah dari korban membeli motor cash dari orang, bukannya dari showroom.
Baca Juga: Laksanakan Sholat Hujan karena Kebakaran Hutan di Kalimantan, BMKG Prakiraan Hujan Lebat
Sedangkan, bapak-bapak yang meminta uang penebusan ini juga berkekeh bahwa motor dibeli atas nama yang berbeda.
Korban juga menyayangkan bahwa pihak ayahnya tidak terbuka mengenai masalah ini, sehingga terjadi miss komunikasi.
Kasus miss komunikasi yang diposting oleh akun X @kegblgnunfaedh tersebut telah mendapatkan 2 juta tayangan per Minggu (10/9).
Banyak warganet yang berkomentar bahwa sudah terlanjur menghujat sang bapak yang memiliki wajah tidak meyakinkan.
Nyatanya, kasus ini ternyata memiliki ending plot twist yang membuat warganet tepuk jidat.***