

InNalar.com – Saat Indonesia dijajah oleh Belanda dahulu, terdapat beberapa barang asli Nusantara yang dibawa oleh negeri Kincir Angin.
Barang tersebut adalah keris, yang mana pemiliknya adalah Pangeran Diponegoro.
Akan tetapi saat pengembalian keris tersebut terjadi, terdapat beberapa keraguan oleh pihak Indonesia.
Baca Juga: Nasib Ngenes Kris Wu Eks EXO: Tak Jadi Divonis Hukuman Mati tapi Kini Tersiksa di Penjara?
Agar lebih memahaminya, keris yang dikembalikan oleh Belanda adalah Keris Kiai Nogo Siluman yang berada di tangan mereka selama 189 tahun.
Sebenarnya pengembalian meris Pangeran Diponegoro ini sudah lama dilakukan dan memang membutuhkan proses yang sesuai.
Selama proses tersebut berlangsung, Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Belanda juga telah melakukan penelitian bersama agar benar-benar dapat memastikan jika keris tersebut adalah keris milik Pangeran Diponegoro.
Baca Juga: Mengenal Sosok Yang Chil Sung: Tokoh Heroik yang Diperankan Kim Bum dalam Film Tanah Air Kedua
Setelah teridentifikasi dan terkonfimrasi jika keris tersebut adalah milik Pangeran Diponegoro, maka selanjutnya keris tersebut langsung dikembalikan pada Indonesia.
Menariknya, pengembalian keris Pangeran Diponegoro tersebut justru dilakukan oleh Raja Belanda, Willem Alexander.
Dilansir InNalar.com dari kanal YouTube Angelick Vaulina, pengembalian keris Pangeran Diponegoro yang dilakukan oleh Raja Belanda, Willem Alexander tersebut dilakukan pada tanggal 3 Maret 2020.
Baca Juga: FESTIVIBES By KVIBES.ID Sukses digelar di Bali, Lebih dari 20.000 Komunitas K-Pop Turut Memeriahkan
Seperti yang telah dijelaskan di atas, pengembalian keris tersebut dikatakan adalah Keris Kiai Nogo Siluman, yang mana milik Pangeran Diponegoro.
Namun kisah pengembalian keris tersebut dari Belanda ke pemerintah Indonesia tidak berhenti disitu.
Karena terdapat keraguan terhadap keaslian Keris Kiai Nogo Siluman yang dikembalikan oleh negeri Kincir Angin tersebut.
Keraguan tersebut bisa muncul karena Keris hitam berukir emas milik Pangeran Diponegoro itu pernah menghilang, dan dapat diketemukan kembali.
Keris Kiai Nogo Siluman sendiri merupakan senjata yang digunakan oleh Pangeran Diponegoro saat berperang melawan Belanda di tahun 1825-1830.
Adapun keraguan itu muncul justru dari ahli waris Pangeran Diponegoro yang mengatakan jika Pahlawan Nasional tersebut sebenarnya menggunakan Keris Kiai Nogo Siluman.
Namun dikatakan jika keris yang dikembalikan adalah keris dengan rancang bangun Naga Sasra.
Dikatakan berbeda, hal tersebut karena Keris Kiai Nogo Siluman dan keris Naga Sastra merupakan keris yang memiliki rancang bangun yang berbeda.
Ada pula orang yang mengatakan jika keris yang dikembalikan tersebut adalah keris Naga Sasra Kamaragan.
Selain dari keraguan yang terjadi, tentu banyak juga para ahli yang menyatakan jika keris tersebut memang asli, yang merupakan Keris Kiai Nogo Siluman milik Pangeran Diponegoro. ***