

inNalar.com – Teknik konstruksi semakin berkembang. Namun di kota ini, masih menggunakan bambu sebagai perancah.
Dikenal sebagai kota dengan gedung pencakar langit terbanyak di dunia, Hong Kong tetap menggunakan metode tradisional dalam pembangunan, yakni perancah bambu.
Meskipun kemajuan teknologi dan material modern telah berkembang pesat, penggunaan bambu masih menjadi pilihan utama dalam industri konstruksi di Hong Kong.
Baca Juga: Habiskan Rp 1.200 Triliun, China Bangun Mega Proyek yang Melawan Hukum Alam
Hal ini tidak hanya mencerminkan kearifan lokal, tetapi juga menawarkan sejumlah keuntungan yang signifikan.
Pertama, bambu adalah material yang ringan, fleksibel, dan mudah diperoleh.
Selain itu, bambu juga sangat kuat dan dapat menahan beban yang cukup berat.
Baca Juga: Prabowo Tinjau Lumbung Pangan 1 Juta Hektar di Merauke, Mulai Eksekusi Proyek?
Dari segi biaya, penggunaan bambu lebih ekonomis dibandingkan dengan perancah baja atau aluminium.
Selain itu, bambu juga ramah lingkungan dan dapat terurai dengan baik, menjadikannya pilihan yang lebih berkelanjutan dalam konteks pembangunan yang semakin peduli terhadap lingkungan.
Penggunaan perancah bambu di Hong Kong melibatkan berbagai pihak, termasuk kontraktor lokal, pekerja konstruksi, dan arsitek.
Banyak dari mereka adalah profesional yang telah lama berkecimpung dalam industri ini dan memiliki keahlian khusus dalam menggunakan bambu, yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Proses pembangunan yang menggunakan perancah bambu dapat ditemukan di seluruh penjuru Hong Kong, mulai dari proyek-proyek kecil hingga gedung pencakar langit.
Penggunaan bambu dalam konstruksi di Hong Kong telah berlangsung selama berabad-abad.
Meskipun perkembangan konstruksi modern semakin pesat, metode tradisional ini masih digunakan hingga saat ini.
Proses pemasangan perancah bambu melibatkan keterampilan dan pengalaman tinggi.
Pekerja konstruksi akan mengikat dan menyusun potongan bambu dengan teknik tertentu untuk membentuk struktur yang aman dan stabil.
Meskipun tampak tradisional, teknik ini telah terbukti efektif dan efisien dalam memenuhi kebutuhan konstruksi modern.
Jenis bambu yang umum digunakan untuk membangun perancah adalah Kao Jue and Mao Jue. Serta usia bambu yang dapat digunakan setidaknya tiga tahun.
Meskipun Hong Kong dikenal dengan gedung pencakar langitnya yang megah, cara tradisional seperti penggunaan perancah bambu menunjukkan bagaimana kearifan lokal masih memainkan peran penting dalam proses pembangunan.***(Muhammad Arif)