

inNalar.com – Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayang yang terletak di ujung timur Provinsi Jawa Timur.
Kabupaten Jember memiliki luas sebesar 3.293 km2 dengan jumlah penduduk 2,406 Juta Jiwa.
Kabupaten Jember ini mendapat julukan sebagai kota pendidikan selain Kota Malang.
Mengapa Kabupaten Jember mendapat julukan tersebut? Hal tersebut karena di di daerah sekitarnya seperti probolinggo, tuban, dan sekitarnya sering kali menuntut ilmu di Kabupaten Jember.
Namun, siapa sangka Kabupaten Jember ini jadi salah satu daerah dengan tingkat Angka Buta Huruf Tertinnggi di Jawa Timur.
Beberapa kabupaten/kota yang memiliki Angka Buta Huruf (ABH) yang cukup tinggi adalah Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Bangkalan.
Dadang Hardiwan selaku kepala Bada Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur mengatakan wilayah-wilayah dengan tingkat Angka Buta Huruf tertinggi di Jawa Timur tersebut memiliki kesamaan karakteristik sosial budaya.
Hal tersebut harus diatasi dengan pemberian pemahaman dan manfaat langsug yang dilakukan pada program keaksaraan dengan memberikan pelajaran life skill dan manfaat karakteristik sasaran program.
Dadang juga menyampaikan bahwa Angka Buta Huruf yang tinggi pada beberapa daerah mereflkesikan belum meratanya pendidikan yang diperoleh para penduduk disana.
Selain itu, kemampuan menulis dan membaca huruf latin yang tidak dimiliki oleh penduduk di beberapa daerah yang tingkat Angka Buta Hurufnya tinggi juga erat kaitannya dengan kemiskinan.
Jumlah penduduk miskin di Jawa Timur cukup tinggi dengan kepadatan penduduknya yang juga relatif tinggi.
“Keterbatasan ekonomi juga menjadi faktor penyebab tingginya Angka Buta Huruf di Jawa Timur selain faktor sosial budaya.” ucap Dadang Hardiwan.
Sungguh miris dimana suatu daerah mendapat julukan Kota Pendidikan. Namun, hal yang paling dasar yakni kemampuan mengenali huruf tidak terpenuhi.
Dengan adanya data ini, pemerintah Kabupaten Jember harus lebih mensosialisakian terkait pembelajaran aksara sejak dini.
Mengingat kemampuan membaca, menulis, ataupun mengenali huruf merupakan hal dasar untuk tingkat pembelajaran selanjutnya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi