

inNalar.com – Tembagapura menjadi salah satu daerah pertambangan di Indonesia yang berada di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Menurut BPS tahun 2019, daerah tambang emas ini luasnya mencapai 2586,86 km2. Tembagapura memiliki jarak yang terbilang jauh dengan pusat kota Mimika yaitu sekitar 55 km.
Distrik ini dihuni oleh 2.697 penduduk dan lebih dari 27.000 pekerja tambang. Wilayah Tembagapura memiliki 13 perkampungan dan 1 kelurahan.
Lalu bagaimana seluk beluk dan kemewahan kawasan ini yang dikenal sebagai ‘kota emas’, penasaran? Simak selengkapnya.
Mengenal Sekilas Tembagapura
Dilansir dari YouTube Jelajah Bumi, sebagai informasi, Wilayah pertambangan tersohor di dunia ini pertama dibangun pada tahun 1972. Sejak saat itu aktivitas di pertambangan mulai dilakukan.
Tembagapura berdiri pada 3 Maret 1973 setelah diresmikan oleh Presiden Soeharto.
Nama Tembagapura yang bermakna kota tembaga.
Baca Juga: Kulik Lebih Dalam Tentang Provinsi NTT, Tanah Bumi Pertiwi dengan Sejuta Pariwisata dan Ragam Pulau
Kota yang bersemayam di bawah naungan ibu pertiwi ini mengelola tambang emas Grasberg dan tambang tembaga Ertsberg.
Pada tambang Grasberg ditemukan cadangan emas terbesar kedua di dunia. Sedangkan tambang Ertsberg menjadi cadangan tembaga terbesar di dunia.
Berdasarkan, Dinas KOMINFO kota Sibolga pada tahun 2015 pertambangan di daerah ini menghasilkan sekitar 7,3 juta ton tembaga dan 724,7 juta ton emas.
Sebagai informasi, walaupun terbilang jauh dari kawasan pemukiman penduduk, distrik Tembagapura memang dibangun dalam rangka mendukung operasional PT. Freeport Indonesia.
Distrik ini berkolaborasi dengan PT. Freeport Indonesia untuk menghasilkan emas dan tembaga berkualitas.
Keindahan dan Kemewahan Tembagapura
Tembagapura dilengkapi pemandangan indah berupa barisan pegunungan dengan gemerciknya air terjun yang kerap memanjakan mata.
Distrik Tembagapura yang dikenal sebagai daerah tambang emas ini memiliki udara sejuk.
Bahkan, untuk merasakan hangatnya sinar matahari disini menjadi fenomena yang sangat langka terjadi.
Kini penggalian tambang emas dan tembaga masih berlangsung. Sehingga, membuat wilayah ini dijaga ketat keamanannya.
Setelah 50 tahun berlalu distrik Tembagapura menjelma menjadi kota ditengah hutan belantara.
Selain itu, tempat tinggal yang disediakan berupa barak, rumah dan apartemen.
Kota yang dibangun dengan penuh kemewahan ini memiliki berbagai fasilitas seperti gym, sport hall, kantin, perpustakaan, areal komunal dan sebagainya.
Untuk menuju Tembagapura hanya bisa menggunakan bus anti-peluru untuk jalur darat, helikopter dan pesawat.
Singkatnya, Tembagapura menjadi wajah kemakmuran dari hasil tambang di tanah Papua.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi