

inNalar.com – Sebuah jembatan reyot dan memprihatinkan di Jawa Tengah masih digunakan oleh warga.
Namanya Jembatan Ngembik, terletak di kampung Ngembik Lor, kelurahan Kramat Utara, kecamatan Magelang Utara, kota Magelang.
Jembatan yang dibangun warga pada tahun 1986 ini berfungsi menghubungkan kampung Ngembik Lor dengan desa Rejosari, kecamatan Bandongan yang memasuki wilayah kabupaten.
Jembatan Ngembik hanya terbuat dari potongan bambu yang disusun, ditopang dengan kayu, dan digantung dengan tali dan besi seadanya.
Meski sudah sangat rapuh, tampak para warga masih beraktivitas memanfaatkan jembatan tersebut, sampai dijuluki jembatan Indiana Jones.
Dilansir inNalar.com dari video YouTube yang diunggah oleh akun Pemerintah Kota Magelang, Jembatan Ngembik memiliki panjang ratusan meter, terletak di atas Sungai Progo.
Ukuran yang sangat sempit, membuatnya hanya cukup dilewati satu sepeda motor saja.
Jumlah sepeda motor yang melintas pun harus dibatasi. Jika tidak, jembatan Ngembik bisa ambrol lagi.
Menurut pengakuan warga sekitar, jalan penghubung tersebut pernah ambrol hingga sebabkan 11 pengendara motor terjatuh. Untungnya tak ada korban jiwa.
Baca Juga: Banyak Makam Bayi! Padepokan Keramat di Pegunungan Walikukun, Tulungagung Ini Milik Utusan Mataram?
Apalagi, saat sungai Progo meluap, jembatan bagian tengah akan tenggelam. Sehingga, jika arus sungai deras, tali penghubung bisa terputus.
Bulan Mei lalu eks Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo telah berkunjung ke lokasi ini.
Ganjar saat itu menyebut telah anggarkan 15 miliar rupiah untuk pembangunan jembatan ini, dengan pembebasan lahan seluas 3.600 kilometer persegi.
Ganjar juga menyebut akan bangun jembatan baru dengan panjang 100 meter dan lebar 7 meter.
Namun, rencana perbaikan jalan penghubung ini, baru akan dilaksanakan secara permanen tahun 2024 nanti. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi