Dijuluki ‘Amazon Jambi’, Taman Nasional Ini Jadi Konservasi Hutan Rawa Terluas di Asia Tenggara

inNalar.com – Jambi merupakan salah satu provinsi yang terletak di Pulau Sumatera dengan berbagai macam objek wisatanya.

Salah satu objek wisata yang sangat populer di Jambi terletak di Kabupaten Jabung Timur.

Objek wisata di Kabupaten Jabung Timur yang telah populer adalah Taman Nasional Berbak.

Baca Juga: Hasilkan Rp 70 M Perhari, Pelabuhan Perikanan di Bitung ini Mampu Produksi 52.086 Ton Ikan, Terkaya di Sulut?

Taman Nasional Berbak ini masih sangat asri dan jarang terjamah oleh tangan manusia.

Bisa dibilang Taman Nasional ini belum tersentuh oleh eksploitasi manusia seperti kawasan-kawasan hutan lainnya.

Taman Nasional Berbak terbentuk dari gabungan antara hutan rawa air tawar dan hutan rawa gambut.

Baca Juga: Daftar Landmark Megah di Pulau Jawa: Ada yang Berdiri Sejak Tahun 800, Paling Tua Bukan dari Jawa Timur?

Berbicara mengenai sejarah, sebelum berstatus sebagai Taman Nasional, kawasan ini sebelumnya adalah suaka margasatwa Berbak.

Hal tersebut di tetapkan oleh pemerintah Belanda berdasarkan SK Gubernur Hindia Belanda No. 18 tanggal 29 Oktober 1935.

Seiring berjalannya waktu setelah kemerdekaan Indonesia, ditetapkan melalui SK Menteri Kehutanan No.285/Kpts-II/1992 kawasan ini menjadi Taman Nasional Berbak.

Baca Juga: Temuan Benda Bersejarah 6.000 Tahun SM di Kep Talaud Ini Bukti Sulut Pernah Jadi Pusat Asia-Pasifik, Benarkah?

Taman Nasional Berbak berfungsi sebagai perlindungan, pelestarian ekosistem, kekayaan alam, penyangga kehidupan dan pemanfaatan SDA dan ekosistemnya.

Di Taman Nasional Berbak terdapat berbagai flora fauna yang menghuni kawasan ini. Tercatat terdapat 261 spesies flora dan berbagai jenis mamalia, reptil, burung, dan ikan.

Kawasan ini juga merupakan habitat dari Harimau Sumatera dan Badak Sumatera yang merupakan hewan langka dilindungi.

Melihat penampakannya rawa-rawa dan hutan di sekelilingnya membuat kawasan Taman Nasional Berbak ini dijuluki sebagai ‘Amazon Jambi’.

Taman Nasional Berbak ini memiliki luas sekitar 141.261,94 hektare dan keunikan kawasan ini adalah merupakan gabungan dari hutan rawa air tawar dan hutan rawa gambut.

Memiliki luas 141.261,94 hektare, Taman Nasional Berbak ini dinobatkan menjadi Konservasi Hutan Rawa Terluas di Asia Tenggara.***

Rekomendasi