Diet tapi Begadang Apakah Efektif? dr Cahyono Sebutkan Dampaknya bagi Kesehatan hingga Akibat Buruknya

InNalar.com Diet tapi masih begadang bukanlah hal yang efektif. Menurut dr Cahyono pada kajiannya begadang seperti melakukan hal sia-sia.

Begadang tidak disarankan bagi orang yang sedang melakukan diet.

Ketika melakukan diet dan begadang maka makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat dicerna dengan baik sehingga akan menumpuk menjadi lemak.

Baca Juga: Produksinya di Kaltim, Emiten Batu Bara Milik Taipan Asal Thailand Ini Labanya Bikin Gak Kedip, Berapa?

Selain itu begadang yang menyebabkan durasi tidur tidak cukup dapat menyebabkan obesitas.

Begadang merupakan kebiasaan yang buruk yang sering terjadi di masyarakat khususnya remaja.

Pola tidur yang tidak baik dapat mengganggu kesehatan mental, stres, menurunnya fungsi otak hingga meningkatkan risiko kematian.

Baca Juga: Waspada! Perbuatan Ini Termasuk Dosa Besar dan Bisa Habiskan Pahala, Buya Yahya Tegaskan: Hati-hati

Peningkatan risiko kematian ini disebabkan oelh jantung dan pembuluh darah yang tidak bekerja secara optimal ketika begadang.

Pola tidur yang cukup sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh dan kualitas tidur manusia. Tidur yang cukup harus memenuhi syarat kuantitas dan kualitas yang baik.

Seperti yang dijelaskan oleh dr Cahyono hendaknya manusia tidur tidak lebih dari jam sepuluh malam.

Baca Juga: Profit Capai Rp44,01 Triliun, Emiten Batu Bara Asal Kalimantan Selatan Ini Jadi Perusahaan Tercuan Selama…

“Mereka yang terbiasa tidur di atas jam sebelas malam, maka tubuhnya akan lemah,” ungkap dr Cahyono dikutip dari kanal YouTube Dhany Bias_.

Hal ini dikarenakan pada jam di atas merupakan waktu organ dalam tubuh ‘liver’ yang sedang bekerja melakukan detoksifikasi.

Kebiasaan begadang harus dihindari agar tubuh tetap terjaga kesehatannya.

Tapi, bagaimana sih cara menjaga kualitas tidur agar tidak begadang di malam hari?

Untuk mengatur kualitas tidur diperlukan pola tidur yang cukup yaitu dengan tidur 7-8 jam per malam, menjaga asupan nutrisi serta berolahraga minimal 3 minggu sekali.

Kebiasaan-kebiasaan sehat dapat membantu menjaga pola tidur sehingga tubuh dapat beristirahat dengan baik. ***(Erlinda Wahyuningtyas)

 

Rekomendasi