Diego Maradona Diduga Sengaja Dibunuh? Mantan Pengacara dan Agen Ungkap Fakta Mengejutkan

inNalar.com – Drama kematian legenda sepak bola Argentina Diego Maradona sepertinya belum akan berakhir usai mantan pengacara dan agen buka fakta baru.

Kini mantan pengacara dan agen “Si Tangan Tuhan” itu mengatakan bahwa Diego Maradona dibunuh secara sengaja, setidaknya delapan orang tenaga kesehatan terlibat.

“Diego Maradona dibunuh, saya pikir akan ada hukuman penjara. Dia meninggal karena malapraktik dan untuk beberapa alasan, beberapa doktor menjadi tertuduh,” dikutip dari Facebook FM’s Sports_tv.

Baca Juga: Memalukan! Imam Masjid di Madinah Bongkar Kelakuan Buruk Jamaah Umroh Indonesia saat di Arab Saudi

Diego Maradona meninggal secara mendadak pada Rabu (25/11/2020) akibat henti jantung saat tengah dalam proses pemulihan usai operasi otak. Sontak kabar itu membuat dunia terkejut.

Muncul berbagai spekulukasi terkait kematian Diego Maradona yang menjadi menarik untuk diulas.

Meskipun diketahui jika hasil otopsi mengungkapkan Maradona meninggal karena sebab alami.

Baca Juga: Kocak Abis! Akun Instagram BIN Official Balas Komentar-komentar Netizen Yang Nyeleneh

Namun pengadilan Argentina kemudian memulai penyelidikan atas kasus tersebut usai mendapat tekanan dari pihak keluarga.

Tahun lalu, medio Juni 2022, seorang hakim Argentina memutuskan akan memulai persidangan terhadap delapan tenaga kesehatan yang diduga lalai dalam merawat sang legenda.

Menurut putusan pengadilan, mantan kapten timnas Argentina itu seharusnya memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup dengan perawatan yang memadai di fasilitas medis yang sesuai.

Baca Juga: Untukmu yang Bersedih Karena Direndahkan Orang Lain, Simak Nasihat Ustadz Hilman Fauzi Agar Muslim Tenang

Namun, prosesnya berlarut-larut hingga satu tahun berlalu tanpa ada kemajuan.

Kini, delapan orang tenaga kesehatan itu akan segera didakwa atas pembunuhan yang disengaja. Mereka menghadapi ancaman penjara maksimal 25 tahun.

Maradona meninggal pada usia 60 tahun saat menjalani pemulihan pascaoperasi otak akibat pembekuan darah.

Mantan pemain Barcelona itu juga belum lama sembuh dari ketergantungan alkohol dan narkoba selama puluhan tahun. *** (Dwi Ari Ristianto)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]