

inNalar.com – Pemerintah saat ini terus mengebut pembangunan jalan tol layang di tanah air.
Salah satunya yang sudah beroperasi sekarang ini adalah Jalan Tol Layang Andi Pangeran Pettarani atau A.P. Pettarani di Makassar, Sulawesi Selatan.
Jalan bebas hambatan ini memiliki panjang 4,3 km dimana proses pembangunannya tidak ada kendala pembebasan lahan sama sekali.
Jika kebanyakan proyek jalan sulit dalam membebaskan lahan, maka berbeda dengan jalan tersebut.
Hal ini karena pelaksanaan konstruksinya tidak terkendala pembebasan lahan.
Selain itu, kehadirannya juga menjadi jalan tol tipe layang pertama di Indonesia bagian timur.
Proyek pembangunannya bahkan memperoleh dukungan penuh dari penduduk setempat.
Adapun nama lain dari jalan ini adalah Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3.
Pembangunan proyek tersebut difungsikan untuk membantu memudahkan mobilitas penduduk area perkotaan.
Selain itu, dapat pula mengurangi angka kemacetan, mendistribusikan barang hingga logistik.
Termasuk juga membantu mengoptimalkan fungsi jalan tol yang ada di Kota Makassar untuk memudahkan akses menuju fasilitas publik.
Seperti dalam menghubungkan bagian selatan kota menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta, Bandara Sultan Hasanusin.
Kemudian efektif pula dalam meningkatkan mobilitas masyarakat ketika ingin menuju Makassar New Port hingga pesisir selatan Sulawesi Selatan.
Adanya jalan A.P. Pettarani tersebut juga mampu menjadi icon tersendiri di tengah-tengah kota.
Bukan hanya itu, jalan ini bahkan telah memperoleh penghargaan internasional bernama “2nd Mino Best Project Award”.
Tepatnya pada kategori jalan dengan volume tinggi pada tahun 2021 lalu.
Penghargaan yang didapat ini karena adanya keunikan dalam proses pelaksanaan konstruksi jalan.
Pasalnya, jalan layang tersebut A.P. Pettarani ini didesain dengan konsep design and build.
Memanfaatkan juga teknologi paling mutakhir dimana pelaksanaannya merupakan yang pertama kali di tanah air. Diantaranya:
Tidak hanya menerapkan beragam teknologi mutakhir di atas, terdapat pula Green Infrastructure.
Konsep ini cenderung mengedepankan unsur keselamatan serta keamanan penggunaan jalan.
Penghargaan berskala internasional yang didapat Jalan Tol Layang Andi Pangeran Pettarani ini tentu berperan pula dalam meningkatkan perekonomian Kota Makassar.***