Didukung Warga, Proyek Jalan Tol Layang di Sulawesi Selatan Ini Dibangun Tanpa Pembebasan Lahan, Dapat Penghargaan Internasional Bernama…

inNalar.com – Pemerintah saat ini terus mengebut pembangunan jalan tol layang di tanah air.

Salah satunya yang sudah beroperasi sekarang ini adalah Jalan Tol Layang Andi Pangeran Pettarani atau A.P. Pettarani di Makassar, Sulawesi Selatan.

Jalan bebas hambatan ini memiliki panjang 4,3 km dimana proses pembangunannya tidak ada kendala pembebasan lahan sama sekali.

Baca Juga: Usai Mangkrak 30 Tahun, Anggaran Proyek Bendungan di Lebak Banten Ini Membengkak dari Rp1,3 Triliun Menjadi…

Jika kebanyakan proyek jalan sulit dalam membebaskan lahan, maka berbeda dengan jalan tersebut.

Hal ini karena pelaksanaan konstruksinya tidak terkendala pembebasan lahan.

Selain itu, kehadirannya juga menjadi jalan tol tipe layang pertama di Indonesia bagian timur.

Baca Juga: Kim Soo Hyun dan Kim Ji Won Tampil Sebagai Pasangan Bahagia di Drama Terbaru Berjudul ‘Queen of Tears’ , Tapi…

Proyek pembangunannya bahkan memperoleh dukungan penuh dari penduduk setempat.

Adapun nama lain dari jalan ini adalah Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 3.

Pembangunan proyek tersebut difungsikan untuk membantu memudahkan mobilitas penduduk area perkotaan.

Baca Juga: Jeong Jong Seo Ungkapkan Pesona dan Peran Karakternya Dalam Drama Korea Terbarunya Berjudul ‘Wedding Impossible’

Selain itu, dapat pula mengurangi angka kemacetan, mendistribusikan barang hingga logistik.

Termasuk juga membantu mengoptimalkan fungsi jalan tol yang ada di Kota Makassar untuk memudahkan akses menuju fasilitas publik.

Seperti dalam menghubungkan bagian selatan kota menuju Pelabuhan Soekarno-Hatta, Bandara Sultan Hasanusin.

Baca Juga: 35 Km dari Bandara Jalaludin, Desa Wisata Religius di Gorontalo Ini Sebagian Besar Penduduknya Berprofesi Nelayan, Tapi…

Kemudian efektif pula dalam meningkatkan mobilitas masyarakat ketika ingin menuju Makassar New Port hingga pesisir selatan Sulawesi Selatan.

Adanya jalan A.P. Pettarani tersebut juga mampu menjadi icon tersendiri di tengah-tengah kota.

Bukan hanya itu, jalan ini bahkan telah memperoleh penghargaan internasional bernama “2nd Mino Best Project Award”.

Baca Juga: Presiden Palestina Desak Hamas untuk Capai Kesepakatan dengan Israel Terkait Pertukaran Sandera, Jumlah Korban Tewasnya…

Tepatnya pada kategori jalan dengan volume tinggi pada tahun 2021 lalu.

Penghargaan yang didapat ini karena adanya keunikan dalam proses pelaksanaan konstruksi jalan.

Pasalnya, jalan layang tersebut A.P. Pettarani ini didesain dengan konsep design and build.

Baca Juga: Digagas Sejak 1922, Waduk di Jawa Barat Ini Dulu Tenggelamkan 20 Desa di Purwakarta, Kini Jadi Penyokong Listrik Surya Terbesar se-ASEAN

Memanfaatkan juga teknologi paling mutakhir dimana pelaksanaannya merupakan yang pertama kali di tanah air. Diantaranya:

  • Aluma system untuk pier-head
  • Erection box girder span by span memakai balance launching gantry untuk pekerjaan utama superstruktur
  • SHMS atau Structural Health Monitoring System untuk mengecek kondisi struktur tol

Baca Juga: Terungkap Sekilas Kehidupan Joo Won Sebagai Fotografer Hantu di Drama Barunya Berjudul ‘Midnight Studio’

Tidak hanya menerapkan beragam teknologi mutakhir di atas, terdapat pula Green Infrastructure.

Konsep ini cenderung mengedepankan unsur keselamatan serta keamanan penggunaan jalan.

Penghargaan berskala internasional yang didapat Jalan Tol Layang Andi Pangeran Pettarani ini tentu berperan pula dalam meningkatkan perekonomian Kota Makassar.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]