Diduga Kelompok Pendukung Partai Bentrokan di Muntilan Kabupaten Magelang Jawa Tengah, Pemicunya…

Innalar.com – Tragedi bentrokan sekelompok Pendukung Partai di Muntilan, mulai jadi sorotan.

Kericuhan yang terjadi di wilayah Muntilan tersebut, sudah viral di media sosial. Bahkan keyword muntilan, sudah menjadi trending topik di google trends.

Melansir dari instagram terangmedia, akun tersebut turut memberikan cuplikan vidionya.

Baca Juga: HEBOH! JKT48 Digandeng Jadi Bintang Iklan Terbaru Shopee 11.11 Big Sale

Bentrokan sekolompok pendukung partai itu, terjadi pada Minggu, 15 Oktober 2023.

Aksi bentrokan sekolompok pendukung partai, membuat warga sekitar ketakutan. Terlihat dalam vidio tersebut, kedua masa saling menyerang dengan melempar batu.

Tak hanya itu, bentrokan yang terjadi di wilayah Muntilan menyebabkan kemacetan.

Baca Juga: Belum Punya Pasangan? Lima Kota di Jawa Timur Ini Cocok Jadi Destinasi Cari ‘Gebetan’, No 1 Bukan Surabaya!

Arus lalu lintas dari arah magelang menuju jogja, harus terhenti beberapa saat.

Baik pengendara roda dua maupun roda empat, enggan melalui bentrokan tersebut. Para pengendara nampaknya ketakutan, karena tak mau menjadi korban salah sasaran.

Tak hanya membuat para pengguna jalan yang melintas ketakutan.

Baca Juga: Resmi! Organisasi Projo Bakal Dukung Prabowo di Pilpres 2024: Bukti Tegak Lurus ke Jokowi?

Bentrokan yang terjadi di Muntilan itu, turut menyebabkan banyak kerusakan.

Salah satunya, ada sebuah mobil pick up hitam yang turut menjadi korban kerusuhan.

Bagian depan mobil pick up tersebut, terlihat dipukul menggunakan kayu panjang.

Alhasil, kaca lampu dari mobil pick up tersebut seketika langsung pecah.

Di vidio lain, ada juga sejumlah sepeda motor yang dibakar akibat dari aksi bentrokan tersebut.

Walaupun dalam bentrokan kelompok pendukung partai itu dilerai oleh aparat kepolisian dan TNI.

Namun, aparat cukup kesulitan untuk melerai, dikarenakan banyaknya masa yang bentrok.

Sehingga, membuat para aparat harus berjibaku lebih keras untuk menghentikan aksi itu.

Akun media tersebut turut menerangkan masa yang membawa bendera warna merah mirip salah satu partai.

Masa tersebut mencoba berlari menghindari aksi bentrokan yang ada di depannya.***

 

 

Rekomendasi