Diduga Gara-gara Foto Prewedding, Gunung Bromo Tutup Wisata karena Kebakaran Lagi: Terduga Pelaku Ada 6 Orang

inNalar.com – Pembukaan Gunung Bromo setelah ditutup karena kebakaran hutan dan lahan rupanya tidak berujung lama.

Pasalnya, setelah mengalami kebakaran beberapa hari lalu dan dibuka kembali pada Selasa (5/9) wisata gunung di Jawa Timur ini harus ditutup kembali.

Kebakaran hutan kembali terjadi pada Rabu (6/9) dan telah dilakukan penutupan total pukul 22.00 waktu setempat.

Baca Juga: Habiskan Dana Hampir Rp 350 M, Begini Progres Flyover Aloha Sidoarjo, Bakal Jadi Solusi Pengurai Kemacetan

Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, kebakaran kali ini diduga diakibatkan oleh flare yang dinyalakan oleh pengunjung.

Flare tersebut rupanya dinyalakan oleh pengunjung dan digunakan untuk sesi foto prewedding di Gunung Bromo.

Rupanya, api yang menyala mengenai dahan kering, sehingga menyambar dan merambat dan menyebabkan kebakaran.

Baca Juga: Bendungan Karian Banten, Terbesar ke 3 di Indonesia dengan Biaya Pembangunan 1,3 Triliun, Segera Rampung?

Sayangnya, asap kebakaran masih terpantau terutama dari kawasan Bukit Teletubies yang ada di Gunung Bromo.

Pelaku pun sudah diamankan oleh pihak berwajib pada Kamis (7/9) untuk dimintai keterangan di Polres Probolinggo.

Diketahui, terdapat sebanyak 6 wisatawan yang diduga menjadi pelaku terbakarnya kembali Gunung Bromo.

Baca Juga: Habiskan Dana Rp 350 Miliar, Bandara di Purbalingga Ini Layani Feeder Umroh 2023, Sempat Mangkrak?

Dari 6 wisatawan, terdapat 4 laki-laki dan 2 perempuan yang sudah tiba di Polres Probolinggo dengan membawa peralatan tenda.

Beberapa video telah viral di media sosial yang menunjukkan keenamnya membuat kebakaran dengan blue flare.

Dalam video, keenamnya terlihat ingin melakukan sesi foto berlatar api di belakangnya dengan bermodal tripod dan kamera.

Namun, keenamnya terlihat santai setelah menyalakan flare di sekitar padang savana meskipun api terlihat semakin membesar.

Kebakaran tersebut diketahui terjadi pada Rabu (6/9) yang berujung dengan penutupan tempat wisata Gunung Bromo kembali.

Beberapa video viral di media sosial juga menunjukkan pemandangan kobaran api Gunung Bromo pada malam hari.

Proses pemadaman telah dilakukan, kemudian penutupan Gunung Bromo dilaksanakan untuk mencegah terjadinya hal serupa.*** 

Rekomendasi