

inNalar.com – Siapa yang tidak kenal sosok Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), dari Kabinet Jokowi.
Sandiaga Uno sendiri lahir pada tahun 1969, dan merupakan alumnus The Wichita State University Amerika Serikat.
Selain itu, sosok Sandiaga Uno mulai mencuat ke publik sebagai tokoh politik, saat ia mendampingi Anies Baswedan dalam PILKADA DKI Jakarta pada tahun 2017 silam.
Sandiaga Uno berhasil melaju ke puncak kontestasi. Artinya, dia resmi terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2017-2022.
Karir politik Sandiaga berlanjut, saat ia mendampingi Prabowo Subianto sebagai calon wakil preside (Cawapres) pada Pilpres tahun 2019 lalu.
Sayangnya, Sandiaga harus kalah dengan dari pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin. Hinga akhirnya ia diminta Jokowi untuk masuk ke jajaran kabinetnya.
Sementara itu, menjelang Pilpres 2024 mendatang. Nama Sandiaga Uno juga mencuat kembali.
Dimana, ia digadang-gadang akan menjadi cawapres dari Ganjar Pranowo. Bahkan, sebelumnya ia sempat pindah menjadi kader partai PPP.
Sayangnya, PDIP telah memutuskan untuk mengambil Mahfud yang juga Menkopolhukam Kabinet Indonesia Maju, sebagai Cawapres dari Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Bongkar Gurita Bisnis Walikota Balikpapan Kalimantan Timur, Koleksi Mobilnya Super Mewah
Meski demikian, Sandiaga Uno juga diberi jabatan pentin untuk mendukung kesuksesan pencalonan Ganjar dan Mahfud.
Menparekraf itu ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar dan Mahfud.
Selain dikenal sebagai politikus, Sandiaga Uno juga merupakan seorang pengusaha. Tidak mengherankan jika harta kekayaannya bisa menembus angka Rp 10,9 Triliun, tepatnya Rp.10.997.005.532.236.
Hal tersebut berdasarkan LHKPN pada laporan tanggal 31 Desember 2022.
Adapun harta kekayaan Menparekraf ini, diantaranya berasal dari tanah dan bangunan, yang tersebar di Jakarta Selatan, Tangerang, Pandeglang, bahkan hingga Singapura dan USA.
Jika dijumlah secara keseluruhan, harta berupa tanah dan bangunan milik Sandiaga Uno jumlahnya mencapai Rp. 265.743.826.444.
Harta tanah serta bangunan tersebut berasal dari hibah dengan akta, dan juga hasil sendiri.
Sementara itu, Sandiaga Uno mempunyai 3 buah kendaraan berupa mobil. Jika dijumlahkan nilanya mencapai Rp. 1.434.000.000.
Kemudian, harta Sandiaga sendiri didominasi oleh surat berharga, tercatat dalam LHKPN sebesar Rp. 9.941.166.565.728.
Menparekraf ini juga mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp. 4.379.641.300. Kemudian, Kas dan Setara kas sejumlah Rp. 1.313.252.802.832, serta harta lainnya dengan nilai Rp. 85.070.894.559.
Meski demikian, Sandiaga juga mempunyai hutang sebesar Rp. 614.042.198.627. Itu sebabnya harta kekayaannya hanya mencapai Rp 10,9 T. Namun jika tidak mempunyai hutang, hartanya bisa sekitar Rp 11,6 Triliun. ***