

inNalar.com – Jalan Tol Kelapa Gading – Pulo Gebang memiliki konstruksi dengan desain melayang atau elevated.
Proyek jalan tol ini sendiri memiliki panjang 9,29 km dengan fungsi menghubungkan daerah Kelapa Gading dengan Pulo Gebang.
Melansir dari laman Kementerian PUPR, pembangunan jalan tol tersebut ditujukan sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan di Kota Jakarta.
Jalan tol dengan desain melayang ini bahkan sudah dibangun sejak 2017 serta beroperasi di tahun 2021 lalu.
Kehadirannya juga turut melengkapi Tol Lingkar Dalam Jakarta dan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR).
Tidak heran jika mempunyai nilai strategis pasalnya menjadi salah satu akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Marunda serta Pelabuhan Tanjung Priok.
Keunikan Jalan Tol Kelapa Gading – Pulo Gebang
Jalan tol melayang ini memiliki keunikan tersendiri dibanding area bebas hambatan lainnya.
Pasalnya, terdapat ketentuan mengenai tinggi pilar yang digunakan.
Yaitu 9 meter sesuai koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta agar tetap mempertahankan ekosistem bawah jalan layang dengan jalan lokalnya.
Dengan begitu, areanya tetap dapat sinar matahari secara langsung.
Tipe Konstruksi yang Digunakan
Jalan tol yang digunakan untuk mengurai kemacetan Jakarta ini memakai konstruksi launching girder dan bantalan karet tipe teknologi Lead Rubber Bearing (LRB).
LRB sendiri sering disebut dengan bantalan karet inti timbal dengan fungsi penting supaya dapat meningkatkan ketahanan struktur jembatan.
Termasuk dalam mengakomodir kekuatan gempa 1000 tahun.
Manfaat Pembangunan Jalan Tol Melayang
Adanya pembangunan jalan tol melayang tersebut diharapkan nantinya dapat bermanfaat untuk mengurai kemacetan di DKI Jakarta.
Dengan konsep konstruksi jalan layang, maka area ini nantinya juga dapat terintegrasi dengan berbagai transportasi umum. Seperti Bus Rapid Transit (BRT).
Selain itu, desain elevated yang dilakukan di tengah jalan arteri ini juga ditujukan sebagai pemanfaatan ruang milik infrastruktur secara bersamaan.
Tidak lain agar mengurangi kendala atau masalah pembebasan lahan di lokasi.***