

InNalar.com – Saat ini Indonesia tentu sudah memiliki banyak jalan tol di tiap provinsi.
Namun berdasarkan sejarahnya, jalan bebas hambatan pertama yang ada di Indonesia yaitu yang menghubungkan 2 Provinsi, yaitu Jawa Barat dengan Jakarta.
Bahkan pada tahun ini jalan tol tersebut usianya akan menginjak 46 tahun.
Dilansir InNalar.com dari BPJT PUPR, sebab jalan bebas hambatan ini telah beroperasi sejak tahun 1978.
Selain itu, infrastruktur tersebut juga telah tersambung dengan banyak jalan bebas hambatan lainnya.
Pasalnya, jalan bebas hambatan ini telah terhubung dengan Tol Dalam Kota, Tol Bogor Ring Road, dan banyak lagi.
Akan tetapi dalam membangun jalan tol tersebut, ternyata Indonesia harus menggunakan bantuan dari Amerika dan Korea Selatan.
Adapun dana yang dipinjam yaitu sebanyak USD22,8 juta, atau sekitar Rp4,4 miliar di jaman itu.
Sedangkan pemerintah Indonesia sendiri menggelontorkan dana sebanyak USD10,3 juta, atau sekitar Rp2 miliar.
Dengan kata lain, dana yang dipinjam dari Amerika Serikat ini kontribusinya kurang lebih 70% dalam membangun tol pertama di Indonesia.
Jika menjumlahkan kedua anggaran di atas, maka total investasi yang ditelan untuk membangun jalan bebas hambatan ini yaitu sebesar Rp6,6 miliar.
Sementara itu untuk membangun jalan bebas hambatan yang menghubungkan Jakarta dengan Jawa Barat ini, pemerintah menggunakan kontraktor dari Korea Selatan, yaitu Hyundai Construction Co.
Ditambah ada pula bantuan dari konsultan supervisi Ammann-Whitney & Trans Asia Engineering Associates Inc dari Amerika Serikat.
Tentu saja saat gagasan untuk membangun jalan bebas hambatan ini menggunakan kontraktor dari luar negeri banyak terjadi penolakan oleh para warga karena menggunakan kontraktor asing.
Akan tetapi Soeharto yang kala itu menjadi presiden menyebutkan jika tetap akan menggunakan pikiran serta tenaga dari anak bangsa.
Akhirnya, sebanyak 2.711 Pelaksana Pekerja dan 129 Tenaga Pengawas Pekerjaan diambil dari anak bangsa untuk membangun jalan bebas hambatan pertama di Indonesia.
Sedangkan terdapat tujuh Tenaga Pengawas Pekerjaan dari Amerika Serikat, ditambah dengan 172 Pelaksana Pekerja dari Korea Selatan.
Pada akhirnya, jalan bebas hambatan penghubung Jawa Barat dengan Jakarta ini sejak digarap tahun 1975 selesai dan diresmikan pada 9 Maret 1978 oleh presiden Soeharto.
Adapun nama jalan bebas hambatan pertama dan tertua di Indonesia ini adalah jalan tol Jagorawi (Jakarta – Bogor – Ciawi). ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi