

InNalar.com – Salah satu cara untuk dapat menguraikan kemacetan di jalan yaitu adalah dengan diadakannya flyover.
Sebab itulah di daerah Pekanbaru provinsi Riau, direncanakan akan dibangun flyover, yang salah satu tujuannya adalah untuk mengatasi kemacetan yang terjadi.
Adapun pembangunan flyover tersebut akan dibangun di Simpang Panam, yang berada di Pekanbaru, Riau.
Sekedar informasi, pada daerah simpang Panam di Pekanbaru tersebut memang sering terjadi kemacetan.
Dikhawatirkan, jika nantinya jalan tol Sumatera Barat-Riau telah beroperasi penuh, jalanan di sekitaran simpang Panam tersebut akan semakin macet.
Karena itulah pemerintah provinsi Riau berencana mengadakan flyvoer di jalan simpang Panam, Pekanbaru, Riau.
Meskipun begitu, namun nyatanya memang tidak semudah tersebut dalam membangun flyover.
Salah satu kendala yang ditemui pemerintah provinsi Riau dalam membangun flyover di simpang Panam itu adalah tertabrak pembebasan lahan.
Dilansir InNalar.com dari mediacenter.riau.go.id, diketahui jika tanah para warga yang terkena pembebasan lahan di daerah simpang Panam tersebut menetapkan harga yang cukup tinggi.
meskipun menetapkan harga yang tinggi, warga simpang Panam Pekanbaru yang terkena pembebasan lahan itu sejauh ini belum didapati kesepakatan harga pasti.
Walaupun begitu, hal tersebut tidak ada masalah berarti dalam penyusunan tahapan pembebasan lahan di Simpang Panam Pekanbaru.
Sebab, rencana dalam membangun flyover dan pembebasan lahan di simpang Panam di Pekanbaru Riau tersebut akan tetap dilanjutkan.
Diketahui jika pembangunan flyover itu akan dimulai pada tahun 2024) mendatang.
Sedangkan pemerintah pusat melalui APBN akan membangun pembangunan flyover yang berupa fisik.
Dilanjutkan untuk pembebasan lahan, hal tersebut akan menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi Riau menggunakan APBD.
Untuk saat ini, pihak pemerintah masih menunggu design flyover serta perhitungan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Riau.
Nantinya, saat design flyover tersebut telah selesai, maka pihak pemerintah baru akan segera melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi