

inNalar.com – Surabaya merupakan pusat pemerintahan provinsi Jawa Timur dimana banyak ditemui beberapa peninggalan Belanda.
Salah satunya merupakan bangunan bersejarah bekas penjara yang dikenal dengan nama Penjara Kalisosok.
Lokasinya berada di Jl. Penjara, Krembangan Selatan, Krembangan, Kalisosok, Surabaya.
Dilansir inNalar.com dari disbudporapar surabaya, Penjara Kalisosok ini dibangun atas perintah Gubernur Jenderal Daendels pada tahun 1808.
Pada saat itu pembangunannya menghabiskan biaya sebesar 8.000 gulden.
Pada saat beroperasi, tidak semua narapidana merupakan orang pribumi.
Narapidana di penjara tersebut orang Belanda, Eropa, Cina dan Arab.
Selain itu, banyak tokoh kemerdekaan yang pernah menjadi tahanan disana diantaranya W.R Soepratman, H.O.S Tjokroaminoto, dan dr Mustopo.
Anehnya, bangunan ini justru disebut-sebut sebagai penjara yang nyaman bagi orang yang ditahan.
Sejarawan asal Universitasn Airlangga, Purnawan Basundoro pernah menjelaskannya.
Disebutkan bahwa penjara Kalisosok merupakan bangunan yang bagis dan megah pada masanya, serta sangat jauh berbeda dari rumah para pribumi kebanyakan.
Jadi, kamar-kamar yang digunakan untuk tahanan dikenal sangat nyaman dan bersih.
Selain itu, makanan yang disediakan untuk para tahanan juga layak dan enak.
Meskipun begitu, banyak pula tahanan yang terkena penyakit ikolera dan demam.
Tak hanya menjadi tempat tahanan, penjara Kalisosok juga digunakan sebagai tempat penampungan orang yang memiliki gangguan kejiwaan sebelum rumah sakit jiwa dibangun di Surabaya.
Kini, Penjara Kalisosok tidak lagi beroperasi dan menjadi salah satu bangunan cagar budaya di Surabaya.
Selain itu, bangunan ini menjadi salah satu objek wisata sejarah di Surabaya yang buka selama 24 jam.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi