

inNalar.com – Banyak pembangunan jalan yang terjadi di Indonesia. Salah satunya adalah jalan yang berada di Sumatera Barat (Sumbar).
Akan tetapi, pembangunan infrastruktur berupa jalan tersebut diketahui justru sangat lama proses perkembangannya walaupun dana mengucur deras.
Adapun jalan di Sumatera Barat yang dimaksud adalah jalan tembus Alahan Panjang, Kabupaten Solok, menuju ke Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.
Diketahui panjang dari jalan di Sumatera Barat ini sendiri membentang sejauh 52 Km, dan telah dibangun sejak tahun 2010.
Baca Juga: Dana Pembebasan Lahan Rp 47 Miliar, Kini Jembatan di Bandung Menjadi Terpanjang No 2 di Indonesia
Namun, seperti yang dijelaskan di atas, perkembangan dari jalan ini bisa dikatakan lama, atau cukup alot progres majunya.
Bagaimana tidak, berdasarkan data dari berita.pesisirselatankab.go.id, rencana penyelesaian dari jalan ini sebnarnya ditargetkan rampung pada tahun 2021.
Sayangnya, diketahui hingga tahun 2023, proyek pembangunan jalan tembus Alahan Panjang, Kabupaten Solok, menuju ke Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan ini belum juga usai.
Baca Juga: 103 Km ke Bandar Lampung! Tanjakan Ekstrem di Lampung Ini Banyak Terjadi Kecelakaan Berulang, Tapi…
Adapun kendala dari pembangunan jalan tembus Alahan Panjang, Kabupaten Solok, menuju ke Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan tersebut tidak kunjung usai yaitu disebabkan anggaran yang tersedia.
Sehingga target penyelesaian dari pembangunan jalan di Sumatera Barat ini akan ditargetkan kembali usai pada tahun 2024.
Berkaitan dengan anggaran yang dibutuhkan, diketahui jika dana yang diperlukan dalam membangun jalan ini yaitu sekitar Rp 60 miliar.
Baca Juga: Saint Joseph Cathedral, Gereja Termegah se-Asia Tenggara dan Tertua di Pontianak Kalimantan Barat
Akan tetapi, dana yang dimiliki APBD Sumatera Barat di tahun 2023 hanya tersedia sebesar Rp 22 miliar.
Tidak hanya terkendala oleh anggaran yang terbatas, terdapat pula kendala lain pada pembangunan jalan tersebut.
Pasalnya, beberapa ruas jalan yang akan dibangun tersebut berada di hutan lindung.
Meskipun kendala dalam melewati hutan lindung di Sumatera Barat tersebut telah usai, jadi saat ini hanya tinggal berfokus pada penyelsaian jalan.
Sekedar informasi, jika jalan tembus Kabupaten Solok menuju Kabupaten Pesisir Selatan ini rampung, maka akan memangkas waktu yang cukup signifikan.
Karena saat melintasi jalan yang biasanya digunakan, diperlukan waktu kurang lebih 3,5 jam, dan saat melintasi jalan terbaru ini, maka hanya membutuhkan waktu 30 menit.
Apalagi dengan adanya ruas jalan antar 2 kabupaten, bisa juga mendongkrak ekonomi bagi daerah tersebut.
Baca Juga: Perkiraan Biaya Rp 6 Triliun, Pabrik Alumina Terbesar se-Indonesia Akhirnya Ada di Kalimantan Barat
Sebabnya, wilayah Alahan Panjang Kabupaten Solok merupakan daerah penghasil berbagai jenis sayuran.
Sedangkan untuk wilayah Pesisir Selatan adalah daerah penghasil ikan segar.***