

inNalar.com – Pelaksanaan pembangunan Rumah Susun (Rusun) di IKN Nusantara bagi para ASN (Aparatur Sipil Negara) dan Hankam yang bertugas di sana saat ini tengah dipercepat Kementerian PUPR.
Nantinya, para ASN dan Hankam yang bertugas di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menempati Rusun seluas 98 m2.
Desain dari bangunan Rusun bagi para Hankam dan ASN nantinya akan didesain dengan bangunan hijau.
Kemudian, bangunannya juga akan dilengkapi dengan meubelair di dalamnya, sehingga terkesan nyaman dan aman.
Dalam pelaksanaan pembangunan Rusun bagi para ASN maupun Hankam di Kalimantan Timur tersebut, Kementerian PUPR menerapkan sedikitnya tiga kriteria pelaksanaan pembangunan.
Diantara ketiga prinsip tersebut adalah, prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) atau Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Rusun di IKN dicanangkan menjadi bangunan yang canggih dan dapat dibanggakan ke tingkat dunia.
Secara keseluruhan, akan ada kurang lebih 47 tower rusun ASN-Hankam yang memiliki total 2.8820 unit dengan tipe 98 m2 per unitnya.
Pembangunan rusun dibagi menjadi dua bagian, yakni Rusun untuk ASN dan Rusun untuk Hankam di IKN.
Pembangunan Rusun untuk ASN sendiri terdiri dari 31 rusun dengan jumlah 1.860 unit dan berkapasitas 5.580 orang.
Kemudian, untuk pembangunan Rusun Hankam, terdiri dari 7 rusun untuk personel POLRI, dan Badan Intelijen Negara, serta Paspampres, dengan total sekitar 960 unit.
Diperkirakan, 960 unit tersebut dapat menampung sekitar 2.880 personel.
Ditargetkan, pembangunan Rusun di IKN ini dapat dituntaskan pada bulan Desember tahun 2024 mendatang.
Proges pembangunannya sendiri dikabarkan masih dalam tahapan persiapan konstruksi.
Proyek yang ditargetkan selesai pada bulan Desember 2024 tersebut kabarnya dibangun di lahan seluas 45,91 hektare.
Berdasarkan informasi terbaru, anggaran APBN yang digelontorkan untuk membangun Rusun IKN tersebut senilai Rp9,4 triliun.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi