Dibangun 1925, Taman Sri Deli Medan Sumut Seluas 14.884 M2 Dulunya Milik Keluarga Sultan, Namanya…

inNalar.com – Taman Sri Deli merupakan sebuah destinasi wisata menarik yang berada di Medan, Sumatera Utara.

Berada di lokasi yang strategis, Taman Sri Deli terletak di tengah-tengah Kota Medan, Sumatera Utara. Oleh karena itu, lokasi dari taman ini sangatlah mudah untuk ditemukan.

Tidak hanya menarik, Taman Sri Deli yang ada di Medan, Sumatera Utara ini juga memiliki sejarah yang panjang.

Baca Juga: Luncurkan Website Info Lelang 2.0, BRI Tawarkan Beragam Aset Favorit Guna Penuhi Kebutuhan Pengguna

Bagi wisatawan yang datang ke Medan, Sumatera Utara tentunya akan sangat sayang untuk melewatkan taman penuh sejarah ini.

Taman Sri Deli  merupakan bagian dari Kompleks Istana Maimun yang sudah dibangun sejak 1888 oleh Sultan Makmun Al Rasyid Perkasa Alamsyah.

Dilansir inNalar.com dari Pemerintah Kota Medan, Taman Sri Deli ini berada di seberang Masjid Raya Al Mashun.

Baca Juga: Dibangun Tahun 2005, Bandara NTB Ini Berganti Nama Jadi Ulama’ Karismatik Asal Pulau Eksotik, Namanya…

Masjid Raya Al Mashun sendiri merupakan masjid bersejarah yang berada dekat dengan Istana Maimun.

Taman Sri Deli di Medan ini dibangun pada tahun 1925 dan merupakan tempat keluarga Kesultanan Deli untuk bersantai.

Tempat bersantai dengan luas 14.884 meter persegi ini dibangun atas perintah Sultan Amaludin Sani Perkasa Alamsyah yang merupakan raja ke-10 di Kesultanan Deli.

Baca Juga: Tak Tayang di TV, Wawancara Soeharto 1967: Kita Agak Kurang Waspada dalam Politik, Nyatanya PKI..

Memiliki perpaduan arsitektur Turki, India, dan Mesir membuat taman ini terlihat sangat indah dengan memamerkan keunikan khas negara lain.

Perpaduan arsitektur dari tiga negara hingga menjadi keindahan yang masih memikat mata hingga saat ini pengerjaannya dilakukan oleh seorang arsitek asal Italia.

Taman Sri Deli ini dulu memiliki nama yang berbeda. Mulai dari awal pembangunannya hingga saat ini, tempat ini sudah berganti nama setidaknya empat kali.

Pada pembangunannya tahun 1925, tempat ini dikenal sebagai Taman Tengku Halijah.

Selanjutnya, nama tempat ini berubah menjadi Derikanpark, kemudian Kolam Sri Deli.

Nama terakhir yang juga masih dipakai hingga saat ini adalah Taman Sri Deli.

Tempat ini dulunya sempat terbengkalai sebelum akhirnya direnovasi oleh pemerintah setempat.

Akhirnya, tempat bersantai bersantai para sultan ini dibuka untuk umum dan keindahannya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

FASILITAS, JAM BUKA, DAN TIKET MASUK TAMAN SRI DELI

Seperti taman pada umumnya, Taman Sri Deli ditumbuhi banyak pohon yang rindang dan hijau.

Selain itu, pada tempat wisata ini juga terdapat beberapa bentuk bangunan modern serta taman bermain untuk anak-anak.

Hal menarik yang dapat ditemui pada taman ini adalah keberadaan danau besar di dalam taman.

Danau besar ini tidak terbentuk alami melainkan kolam buatan yang dibuat untuk mempercantik destinasi liburan ini.

Taman Sri Deli di Meda, Sumatera Utara ini buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Tarif untuk masuk ke taman ini gratis alias tidak dipungut biaya sama sekali. ***

 

Rekomendasi