Dibangun 1895, Rumah Bersejarah di Medan Ini Miliki Gaya Arsitektur Perpaduan China-Eropa, Ada Ballroomnya?

inNalar.com – Medan menyimpan sebuah bangunan bersejarah yang kini menjadi salah satu objek wisata.

Bangunan dikenal oleh masyarakat Medan dengan nama Rumah Tjong A Fie.

Lokasinya berada di Jalan Ahmad Yani di Kesawan, Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga: Disokong Bank Asing 540 Juta USD, Proyek Geothermal SERD di Muara Enim Ini Gaet 3 Emiten Jepang Gali Potensi Panas Bumi 964 MW di Sumatera Selatan

Dilansir inNalar.com dari laman tjongafiemansion, bangunan ini dibangun pada tahun 1895.

Penamaan rumah ini diambil dari pemilik asli rumah tersebut yakni Tjong A Fie.

Tjong A Fie merupakan Wali Kota pertama untuk komunitas China di Kota Medan.

Baca Juga: Awalnya Cuma Rp395 Miliar, Megaproyek Terowongan di Kalimantan Timur Ini Anggarannya Malah Bengkak

Selain itu, ia adalah seorang pedagang, bankir, dan kapitan golongan Hakka asal Meizhou, Guangdong, Tiongkok.

Ia merantau ke Indonesia khususnya pulau Sumatera pada saat berusia 20 tahun.

Ia juga sukses membangun bisnis besar dalam bidang perkebunan di Sumatra, Indonesia. dan memiliki lebih dari 10.000 karyawan.

Baca Juga: Menelan Dana Hingga Rp33 Miliar, Sport Center di Kabupaten Karo Ini Disebut Tak Dapat Dipakai PON 2024 Gegara Mangkrak?

Tjong A Fie dekat dengan para raja dan petinggi Belanda saat itu hingga mampu membuat sebuah rumah yang sangat megah di Medan.

Kini, rumah pedagang asal China tersebut menjadi sebuah tempat bersejarah sekaligus objek wisata.

Hal tersebut dikarenakan gaya arsitektur bangunannya yang unik yakni perpaduan khas China dan Eropa.

Baca Juga: Siap Lahan 228 Ha, Pemprov Kaltim dan Kalsel Kompak Perjuangkan Bandara Pertama di Paser Demi Hubungkan 5 Kabupaten, Progresnya?

Rumah ini setinggi dua lantai dengan 35 kamar dan dibangun diatas lahan seluas 8.000 meter.

Masih berpegang teguh pada kebudayaan China, Struktur rumah ini dibangun dengan memperhatikan prinsip feng-shui.

Kamar-kamar tersebut berada di empat sisi bangunan dan mengelilingi halaman terbuka besar di tengahnya, menandakan “Sumur Surga”.

Baca Juga: Dibangun pada 1884, Kuil di Medan Ini Memiliki Gaya Arsitektur Khas India dan Terdapat 3 Ruangan Pemujaan, Apa Saja?

Di luar kamar tersebut, para pengunjung bisa menemukan ruang makan keluarga, dapur yang ukurannya besar lengkap dengan alu dan batu mortar kuno.

Sementara itu, di lantai dua terdapat kuil Kwan Ti Kong dan Ballroom.

Miliki desain yang unik, tentunya tempat ini cocok untuk tempat berswafoto karena Instagramable. ***

 

 

Rekomendasi