Dibangun 1845, Benteng Megah di Ngawi Ini Gaya Arsitekturnya Unik, dari Luar Bangunannya Tidak Terlihat?

inNalar.com – Ngawi merupakan sebuah kota yang letaknya berdekatan dengan Madiun di Jawa Timur.

Di Ngawi terdapat berbagai tempat wisata baik wisata alam maupun wisata edukasi atau sejarah.

Kali ini, tim inNalar.com akan mengulik lebih dalam mengenai salah satu tempat wisata edukasi atau sejarah di Kota Ngawi.

Baca Juga: Warung Berdiri Sendiri di Tikungan Tajam Trenggalek Jawa Timur, Banyak Korban Berjatuhan di Sana, Benarkah?

Tempat wisata sejarah di Ngawi ini sangat populer bagi masyarakat Indonesia dan menjadi tempat wisata ikonik dari kota ini.

Tempat wisata sejarah di Ngawi ini berupa Benteng peninggalan masa kolonial Belanda.

Benteng bersejarah ini dikenal oleh masyarakat luas dengan nama Benteng Van Den Bosch.

Baca Juga: Berdiri Sebelum Indonesia Merdeka, Bendungan di Sumatera Selatan Ini Ternyata Warisan Peninggalan Belanda

Dilansir inNalar.com dari Repositori Kemdikbud, nama Van Den Bosch sendiri diambil dari nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Secara administratif, Benteng Van Den Bosch berlokasi di Kelurahan Pelem, Kecamatan Ngawi Kota, Ngawi.

Lokasi dari benteng ini bisa dibilang sangat strategis karena di dekat muara sungai Bengawan Madiun yang bermuara ke sungai Bengawan Solo.

Baca Juga: Baru 41 Tahun Berdiri, Pertambangan Batu Bara di Kalimantan Timur Ini Pernah Dicap Tambang ‘Makan Korban’

Dulunya, benteng ini dihuni oleh 250 tentara Belanda bersenjata dan 60 orang kavaleri yang dipimpin oleh Johannes Van Den Bosch.

Selain itu, di benteng ini terdapat 6 meriam api yang menjadi senjata dari benteng Van Den Bosch.

Benteng Van Den Bosch ini memiliki ukuran bangunan sekitar 165 meter x 80 meter.

Bangunan benteng Van Den Bosch berdenah empat persegi panjang dan dikelilingi oleh tanggul.

Bahkan, tanggul ini lebih tinggi dari benteng Van Den bosch sendiri sehingga dari luar benteng itu seperti tak terlhat.

Maka dari itu, benteng Van Den Bosch sering kali dikenal dengan Benteng Pendem.

Bangunan benteng ini dirancang dengan gaya arsitektur yang unik yakni indis neo klasik dengan bangun lengkung.

Dengan gaya arsitektur tersebutlah yang membuat gaya bangunan tampak megah dan kuat.***

 

Rekomendasi