Dibangun 16 Tahun, Jalan Tol Rp15 Triliun Ini Justru Dijuluki Paling Berbahaya di Dunia, Jumlah Kecelakaannya…

InNalar.com – Ternyata terdapat jalan tol di Indonesia yang mendapatkan julukan paling berbahaya di dunia.

Bahkan jalan bebas hambatan itu sebenarnya juga diklaim jadi yang terpanjang di pulau Jawa.

Adapun jalan bebas hambatan yang dimaksud adalah Cipali, atau Cikopo-Palimanan yang berada di Jawa Barat.

Baca Juga: Investasi Rp60,9 Triliun, Jokowi Rayu Jepang untuk Kerjasama di IKN Kalimantan Timur, Sinyal Masih Kekurangan Investor Asing?

Mendapat julukan paling berbahaya, sebenarnya usia dari infrastruktur jalan ini belumlah sangat tua.

Dilansir InNalar.com dari PUPR, Pasalnya peresmiannya sendiri dilakukan pada tahun 2015 oleh Jokowi.

Akan tetapi, walau baru sekitar 8 tahun beroperasi hingga sekarang, namun justru tol Cipali itu malah dijuluki sebagai jalan tol paling berbahaya di dunia.

Baca Juga: Terlilit Hutang ke 37 Kreditur, Pabrik Sepeda di Jawa Timur Kini Harus Bangkrut, Total Pinjamannya…

Hal ini dikarenakan tol Cipali memiliki tingkat fatalitas yang tinggi dalam menimbulkan kecelakaan, sebab itulah jalan bebas hambatan ini mendapat julukan seperti itu.

Tidak hanya sering terjadi kecelakaan, bahkan tol Cipali juga memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi.

Dalam mengetahui hal tersebut, ternyata ada pula hitung-hitungan tersendiri untuk menghitung tingkat fatalitas kecelakaan yang terjadi.

Baca Juga: Usai Akuisisi Tambang Terbesar di NTB dari Amerika, Perusahaan Ini Sumbang 95 Persen Pendapatan Bruto, Emasnya Melimpah?

Karena setelah meghitung, ternyata tiap 1 Km di tol Cipali yang berada di Jawa Barat tersebut terdapat satu korban yang mengalami kecelakaan.

Fatalitas kecelakaan ini juga akan semakin berbahaya saat terjadi tabrakan antara depan mobil dengan belakang kendaraan pengendara lain.

Jika kecelakaan di atas terjadi hingga kendaraan masuk kolong truk, maka 97% penumpang di mobil akan mengalami luka fatal.

Baca Juga: Tertua se-Asia Tenggara, Tambang Batu Bara di Sumbar Ini Dikuasai Emiten Pertambangan yang Pernah Cetak Laba Tertinggi Rp12,6 T, Namanya…

Penyebabnya pun sebenarnya sudah diketahui oleh Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT),.

Ternyata penyebab dari tingginya tingkat kecelakaan di jalan tol itu bisa terjadi karena karakteristik yang ada di jalan tol Cipali.

Maksudnya dari karakteristik yang dimaksud adalah tol Cipali ini memiliki kontur yang baik dengan tingkat pelayanan yang tinggi, sehingga bisa buat pengendara terlena sampai memacu kendaraannya melebihi batas kecepatan.

Baca Juga: Hutan Jagung Seluas 543 Ha di Kupang NTT Disulap Jadi Bandara Cantik Bertaraf Internasional, Berapa Dananya?

Selain itu ada pula faktor lain seperti perbedaan kecepatan yang tengah ditempuh antara kendaraan pribadi dengan truk, dan kelalaian manusia itu sendiri.

Sebab dengan mengemudi dengan waktu yang lama, maka akan membuat aliran darah dan oksigen menjadi tidak lancar.

Bahkan bisa pula terjadi microsleep, atau hilangnya kesadaran sementara yang dikarenakan kelelahan.

Baca Juga: Baru Diresmikan Jokowi, Jembatan Baru di Jawa Barat Senilai Rp50 Miliar Ini Diramalkan Tahan Beban dan Getaran Sampai 100 Tahun

Perlu diketahui, faktor kelalaian merupakan penyebab tertinggi dari terjadinya kecelakaan di jalan.

Namun untuk di jalan tol Cipali di Jawa Barat ini, hal terutama yang paling sering terjadi adalah karena supir yang merasa mengantuk saat berkendara.

Jadi ada baiknya tiap pengendara untuk memanajemen waktu berkendara, seperti tiap 3 jam beristirahat sejenak.

Baca Juga: Hutang Rp500 Miliar, Pabrik ‘Raja Sepeda’ di Jawa Timur Ini Bangkrut Walau Sangat Terkenal, Namanya…

Apalagi tol Cipali juga diklaim jadi yang terpanjang di pulau Jawa, tentu hal ini bisa membuat para pengendara mengatuk saat tengah menyupir.

Jalan tol Cipali ini sendiri totalnya memiliki panjang 116,75 km, dengan melewati 5 kabupaten sekaligus di Jawa Barat.

Adapun 5 kabupaten yang dimaksud adalah Indramayu, Majalengka, Purwakarta, Subang, dan Cirebon.

Baca Juga: 2025 Makin Ciut! Lahan Perusahaan Tambang Batu Bara Asal Kalimantan Timur Seluas 118,400 Ha Ini Kena Konflik Sebab…

Bahkan sebenarnya pembangunan jalan bebas hambatan ini sudah dimulai sejak jaman era kepemimpinan Soeharto, yaitu sejak 1996.

Namun proyek itu harus dihentikan karena terjadinya krisis ekonomi yang menyerang Indonesia pada tahun 1997-1998.

Walau akhirnya pembangunan proyek ini sendiri dilanjutkan kembali di masa presiden SBY, dan rampung di masa kepemimpinan Jokowi pada tahun 2015.

Baca Juga: Kuras Cuan Rp173 Miliar, Proyek Jembatan di Sumatera Utara Ini Rubah Wajah Kawasan Danau Toba Jadi Semakin Cantik, Bentangnya…

Dengan kata lain, jika menghitung sejak dibangun pada tahun 1996 hingga 2015, maka proyek ini membutuhkan waktu selama 19 tahun untuk dikerjakan.

Memiliki panjang 116,75 km, proyek ini proyek jalan tol terpanjang di pulau Jawa ini totalnya menghabiskan investasi sebesar Rp 13,7 triliun. ***

Rekomendasi