

inNalar.com – Mungkin banyak dari kalian yang masih asing dengan Diabetes yang muncul pada saat kehamilan.
Lalu, bagaimana bisa terjadi Diabetes yang muncul pada saat kehamilan?
Diabetes yang muncul pada saat kehamilan ini biasa disebut dengan istilah Gestational Diabetes Melitus.
Baca Juga: Diabetes Kering dan Basah, Mitos atau Fakta? Simak Penjelasan Lengkap dari dr L. Aswin
Gestational Diabetes Melitus merupakan diabetes yang terjadi saat kehamilan dan sang ibu tidak memiliki riwayat penyakit Diabetes sebelum hamil.
Berbeda dengan PreGestational Diabetes Melitus yang mana si ibu hamil sudah memiliki riwayat diabetes sebelum hamil baik diabetes tipe 1 maupun tipe 2.
Dilansir dari website kemkes.go.id Gejala yang muncul pada Gestational Diabetes Melitus adalah merasa haus, sering merasa lapr, mudah merasa lelah, infeksi pada vagina, kesemutan pada kaki, pandangan kabur, penyembuhan luka lebih lama, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Hati-hati! Herbal Jintan Hitam memang Ampuh Obati Diabetes Melitus, tapi Efek Sampingnya…
Penyebab terjadinya Gestational Diabetes itu karena umur sang ibu lebih tua pada saat hamil, dan riwayat keluarga dengan penyakit Diabetes Melitus.
Tak hanya itu, kenaikan berat badan yang berlebihan pada saat hamil juga bisa menjadi faktor terjadinya Gestational Diabetes Melitus.
Ibu hamil yang memiliki riwayat Gestational Diabetes Melitus pada kehamilan sebelumnya juga berpotensi besar mengalami Gestational Diabetes Melitus kembali.
Ibu hamil yang mengalami Gestational Diabetes Melitus harus lebih berhati-hati menjaga kehamilannya karena terdapat komplikasi yang bisa saja terjadi.
Komplikasi yang bisa terjadi pada ibu hamil yang mengalami GDM yaitu preeklamsia, gangguan pengelihatan, janin besar, persalinan lama, hingga mengalami keguguran.
Adapula komplikasi GDM yang bisa terjadi pasca melahirkan yakni terjadi gangguan pernafasan pada bayi, bayi kuning, hingga terjadi hipoglikemia akut.
Maka dari itu, terdapat beberapa tips bagi ibu hamil yang mengalami diabetes pada kehamilan yakni melakukan pengaturan pola makan. Kemudian, melakukan aktifitas olahraga ringan secara teratur.
Tak hanya itu, ibu hamil yang mengalami Gestational Diabetes Melitus juga harus secara rutin melakukan pemeriksaan kadar gula dalam darah dan mengonsumsi obat pengontrol gula darah atau insulin jika diperlukan sesuai petunjuk atau arahan dari dokter.***(Alfina Indira)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi