Di Jawa Timur Ada Petirtaan Tertua Peninggalan Kerajaan Medang Sejak 997 M , Bisa Tebak Lokasinya di mana?

inNalar.com – Di Bukit Bekel, bagian barat Gunung Penanggungan di Kabupaten Mojokerto, terdapat sebuah Pondok peninggalan kerajaan Kahuripan, yakni Petirtaan Jalatunda atau Jolotundo.

Petirtaan Jalatunda dibangun pada masa Kerajaan Medang di Jawa Timur ketika Kerajaan Medang berpindah dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.

Jalatunda Petirtaan memiliki luas 3.019,75 meter persegi dan terbuat dari batu andesit yang biasa digunakan dalam pembangunan bangunan suci pada masa itu.

Baca Juga: Wow! 8 Desa Wisata di Jawa Timur Ini Masuk 75 Besar ADWI 2023, Apakah Desamu Ada?

Konon alasan dibangunnya tabernakel di sisi barat Gunung Penanggungan ini adalah untuk menghormati Raja Udayana dari India.

Raja Udayana dikisahkan sebagai nenek moyang para Pandawa dalam cerita Mahabharata.

Ayah dari Raja Airlangga pendiri kerajaan Kahuripan juga bernama Udayana.

Baca Juga: Bukan Surabaya, Inilah 4 Kepala Daerah Terkaya di Jawa Timur, Ada yang Hartanya Mencapai Rp 42 Miliar Lebih!

Dalam situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat dua prasasti di dinding timur aula Jalatunda.

Sejauh ini prasasti utara belum dapat diterjemahkan, sedangkan prasasti selatan mempunyai nomor.

Penulisan nomor ini sesuai dengan tahun didirikannya tugu peringatan ini, yaitu pada tahun 899 Saka (977 M).

Baca Juga: Waspada! 5 Kandungan Skincare Ini Berasal dari Hewan Mulai Hiu hingga Babi, Konsumen Harus Teliti

Berdasarkan angka tahun ini, pengajian Jalatunda tergolong tertua di Jawa Timur.

Jalatunda Petirtaan juga mempunyai 16 relief yang menceritakan kisah kelahiran Raja Udayana dalam sejarah Kathasaritsagara.

Petirtaan ini juga konon mempunyai hubungan dekat dengan Raja Udayana dari Bali yang menikah dengan seorang putri dari kerajaan Medang bernama Mahendradatta.

Raja Airlangga merupakan putra pasangan tersebut sekaligus pewaris Kerajaan Medang.

Oleh karena itu, kisah Jalatunda sering dikaitkan dengan kisah kelahiran Raja Airlangga.

Saat ini Jalatunda Petirtaan menjadi destinasi wisata sekaligus tempat keagamaan.***

Rekomendasi