

inNalar.com – Tahukah, Ruas Tol Batang – Semarang punya ikon jembatan tol paling unik dan estetik di Jawa Tengah?
Jembatan tol ini disebut punya desain unik lantaran proses bikinnya dalam waktu singkat bak menyusun lego raksasa.
Lintasan ‘melayang’ ini dibangun dengan metode paling beda dari kebanyakan jembatan lainnya.
Bedanya adalah jembatan tol di ruas Batang – Semarang ini proses pembangunannya dirakit di tempat lokasi proyek.
Desain jembatan tol di Jawa Tengah ini menjadi solusi efektif guna mempersingkat waktu pembangunan.
Walau dibangun dalam waktu yang lebih cepat, kualitas pun tentu tetap dipastikan terjaga dan aman.
Meski konsekuensi di baliknya adalah butuh ekstra perhatian dalam pemeliharaan infrastruktur ini.
Adapun metode pembangunan yang digunakan pada lintasan tol yang menyeberangi sungai ini namanya ‘Lowering System’.
Metode bangun jembatan tol di Jawa Tengah ini diyakini tidak menimbulkan dampak khusus terhadap lingkungan.
Pasalnya jembatan tol ikonik ruas tol Batang-Semarang ini tidak perlu pondasi tiang di bawah lintasannya.
“Tidak mengganggu sungai, pengerjaan lebih cepat lantaran tidak membuat pondasi bawah untuk tower seperti pada umumnya,” dikutip inNalar.com dari Kementerian PUPR.
Sebagai informasi, lintasan dengan desain unik berupa indah ini namanya adalah Jembatan Tol Kali Kuto.
Pihak pembangun merakit infrastruktur unik ini dengan menyusun material baja di lokasi proyek.
Ada tiga daerah yang menjadi tempat merakit jembatan tol ini, yaitu di Serang, Tangerang, dan Pasuruan.
Bisa dibayangkan, proses penyusunan material baja hingga menjadi lintasan tol melayang.
Berat bobot lintasannya saja diketahui mencapai 2.400 ton, sedangkan lengkungan merah estetik di atasnya tingginya mencapai 30 meter.
Proses bangun jembatan tol ini menggunakan sejumlah alat berat yang tinggi.
Fungsinya untuk menyusun setiap material hingga berhasil disulap menjadi sebuah jembatan.
Proses menyusunnya dilakukan secara hati-hati mulai dari segmen pertama hingga kedua belas.
Saat jembatan tol ini berhasil rampung, Kabupaten Kendal dan Batang terhubung dengan sangat baik karenanya.
Metode pembangunan infrastruktur ini diambil Pemerintah RI demi mengejar target rampung yang mepet.
Sesuai harapan, akhirnya jembatan tol ini dioperasikan secara fungsional pada lebaran tahun 2018 lalu.
Hasil tampilannya, jembatan tol ikon terunik di Jawa Tengah ini tidak hanya tampak gagah saja.
Lintasannya tampil memukau dengan gaya artistik dan estetik di setiap sudutnya.
Tidak heran jika dana investasi yang tersedot untuk jalan tol ini saja mencapai Rp11,05 triliun.
Sebagai informasi, Jembatan Tol Kali Kuto ini berada di ruas Tol Batang – Semarang, Jawa Tengah.
Adapun total panjang lintasannya membentang 75 kilometer yang tersusun dalam 5 seksi.
Pihak pengelola lintasan jalan tol penghubung Batang dan Semarang ini adalah Jasa Marga.
Namun sebagian sahamnya, yakni 40 persen, statusnya digenggam oleh Waskita Toll Road.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi