

inNalar.com – Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi di Pulau Sulawesi.
Provinsi Sulawesi Selatan ini dikenal dengan potensi wisata yang mendunia baik wisata alam maupun wisata budaya.
Sebagai destinasi wisata, Sulawesi Selatan memiliki satu desa wisata yang mengusung konsep sustainable tourism.
Desa wisata di Sulawesi Selatan ini banyak dikunjungi wisatawan untuk melihat sejarah dan budaya yang masih sangat melekat di sana.
Desa wisata di Sulawesi Selatan ini dikenal dengan sebutan desa Kete Kesu.
Desa wisata Kete Kesu berlokasi di Kampung Bonoran Kelurahan Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Dilansir inNalar.com dari kemenparekraf.go.id, desa wisata Kete Kesu menghadirkan sebuah atraksi upacara adat sambu solo.
Selain itu, jika kalian berkunjung ke desa wisata Kete Kesu, kalian akan melihat kuburan di tebing batu.
Kuburan di tebing batu yang ada di desa Kete Kesu ini diperkirakan berusia lebih dari 300 tahun.
Baca Juga: Gerus Dana Rp44,8 Miliar! Bendungan di Aceh Justru Bikin Petani Rugi Hingga Rp250 Miliar, Kok Bisa?
Wisatawan yang berkunjung ke Desa Kete Kesu juga bisa melihat rumah adat yang sangat megah dan unik berjejer rapi di sana.
Tak hanya dari segi peninggalan dan budaya, desa Kete Kesu juga dikenal sebagai penghasil kerajinan pahat dan lukis.
Desa Kete Kesu diperkirakan telah ada sejak 400 tahun yang lalu.
Berusia kurang lebih 400 tahun, desa wisata Kete Kesu ini tidak pernah mengalami perubahan baik dari segi bangunan hingga tradisi sejak pertama kali berdiri.
Hal tersebut dikarenakan penduduk dari desa wisata Kete Kesu ini sangat menghargai dan terus melestarikan budaya dan ajaran leluhur.
Maka dari itu, desa wiasta Kete Kesu ini telah diakui oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi