

inNalar.com – Inovasi desain jalan tol di lintasan Ngawi, Jawa Timur ini hampir tidak terpikirkan khalayak.
Kementerian PUPR gunakan desain super unik guna mengatasi potensi kebosanan pengendara saat melintasi jalan tol di Ngawi, Jawa Timur.
Jalur bebas hambatan ini bisa dibilang infrastruktur berseni yang dikemas dengan teknik berbasis sains.
Baca Juga: Demi Urai Kemacetan, Pemerintah Kota Palembang Rela Bangun Jalan Lingkar Timur Sepanjang 28,5 Km
Dengan desain inovatif ini, pengendara yang melintas di salah satu titik jalan tol Ngawi ini bisa merasa happy dan tidak mudah mengantuk.
Adapun lintasan yang sengaja didesain bikin happy para pelintas ini bisa ditemukan di Ruas Tol Ngawi-Kertosono-Kediri.
Namun perlu diketahui, rancangan unik ini bukan sekadar agar para pelintas merasa bahagia saja.
Dengan jalur tol yang teramat lurus di sepanjang lintasan 87,02 kilometer ini, dikhawatirkan ada potensi kebosanan bagi para pengendara.
Rasa bosan yang dapat menyebabkan ngantuk inilah yang membuat pihak pembangun tol membuat rumble strip di beberapa titik lintasan.
Rumble strip di beberapa titik Tol Ngawi ini sengaja diposisikan secara berjarak dan diatur sedemikian rupa.
Dibikin berjarak di sepanjang jalan tol di Jawa Timur ini agar saat ban kendaraan melintas, terdapat bunyi khas yang bernada.
Nada bunyi tersebut akan semakin terdengar apabila kendaraan berada dalam kecepatan 80 – 100 kilometer per jam.
“Nada sangat jelas terdengar jika mobil bergerak dengan kecepatan 80-100 km per jam,”dikutip inNalar.com dari Kementerian PUPR.
Tidak seluruh area jalan tol Ngawi-Kertosono-Kediri Jawa Timur diletakkan rumble strip ini.
Hanya beberapa bagian saja titik bernada bisa ditemukan. Area jalan bernada ini kemudian disebut dengan singing road.
Lantas, dimana saja kah kita bisa menemukan titik ‘Singing Road’ atau jalan bernada ini?
Titik jalan bernada ini berada di Jalan Tol Ngawi – Kertosono – Kediri kilometer 616.
Namun untuk titik tersebut, bunyi khas yang terdengar hanya dua nada saja.
Apabila pelintas jalan tol menuju ke arah KM 644+200 B, tepatnya lintasan mengarah ke Madiun hingga Solo.
Maka ada bunyi lengkap yang akan terdengar, yaitu lagu “Happy Birthday to You”.
PT Jasa Marga Ngawi Kertosono memang sengaja meletakkan dua titik jalan bernada ini.
Pasalnya lintasan tersebut hanya berbentuk jalan lurus yang akan menimbulkan potensi rasa bosan dan ngantuk.
Jalan tol yang melewati empat daerah Jawa Timur ini panjang keseluruhannya mencapai 87,02 kilometer.
Sejak tahun 2018, lintasan ini sudah berhasil menyambungkan daerah Jombang, Nganjuk, Madiun, dan Ngawi.
Dana investasi yang digelontorkan oleh pihak pembangun untuk membangun tol ini mencapai Rp3,83 triliun.
Lintasan tol, tepatnya di KM 604-603 ini sempat ditutup lantaran Sungai Glonggong yang sempat meluap dan menggenangi lintasannya.
Sebagai informasi, jalan tol di Jawa Timur ini terhubung dengan ruas Solo – Ngawi di sebelah baratnya.
Sementara di sebelah timur, lintasan ini terhubung dengan ruas Kertosono – Mojokerto.
Ketersambungan empat daerah di Jawa Timur ini semakin memperlengkap ruas tol yang menyambungkan Jakarta hingga Surabaya.***