

inNalar.com – Beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah emak-emak sedang memindahkan pembatas jalan di sebuah jalan tol.
Terlihat emak-emak sedang memindahkan pembatas jalan berwarna orange di jalan tol Indralaya-Prabumulih, Sumatera Selatan.
Dalam video yang beredar, tampak 3 orang emak-emak sedang memindahkan pembatas jalan tol, kemudian mobil berjalan untuk melakukan putar balik.
Baca Juga: Viral! Wanita Ngedugem Mirip Luluk Seleb TikTok Probolinggo: Mode Ditinggal Suami Dinas
Mobil yang ditumpangi oleh emak-emak yang nekat memindahkan pembatas jalan tersebut adalah mobil Fortuner berwarna hitam.
Aksi nekat emak-emak tersebut terus berlanjut meskipun sudah diteriaki oleh beberapa orang bahwa tidak boleh melakukan putar balik.
Diketahui bahwa jalan tol Indralaya-Prabumulih yang berada di Sumatera Selatan terbentang sepanjang 64,5 kilometer.
Baca Juga: Link Live Streaming Kualifikasi MotoGP San Marino 2023: Marc Marquez Kesulitan Ulangi Kejayaan?
Jalan tol Indralaya-Prabumulih di Sumatera Selatan sendiri baru saja diresmikan pada 30 Agustus 2023 kemarin.
Baru saja diresmikan, sudah ada kejadian yang tidak mematuhi aturan di jalan tol Indralaya-Prabumulih.
Sebagai informasi, jalan tol Indralaya-Prabumulih merupakan bagian dari jalan tol Trans Sumatera yang dibangun di era Presiden Jokowi.
Munculnya aksi nekat emak-emak di jalan tol Indralaya-Prabumulih memunculkan berbagai macam respon dari netizen.
Dalam akun instagram @memomedsos yang mengunggah video viral emak-emak tersebut, kolom komentar dipenuhi berbagai macam respon.
Salah satu netizen bahkan ada yang mengetikkan bahwa sebaiknya izin SIM yang dimiliki oleh emak-emak tersebut dicabut.
Beberapa netizen juga mengomentari bahwa tindakan nekat yang dilakukan emak-emak di jalan tol Indralaya-Prabumulih dapat membahayakan nyawa.
Pasalnya, peraturan yang berlaku di jalan tol memang tidak memperbolehkan putar balik secara sembarangan.
Contohnya seperti aksi nekat emak-emak yang memindahkan pembatas jalan tol Indralaya-Prabumulih demi melakukan putar balik.***