Demi Air Minum Curah Jakarta dan Jabar, SPAM Jatiluhur I Telan Rp1,7 Triliun untuk 1,9 Juta Jiwa Masyarakat

inNalar.com – Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I sedang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

SPAM ini nantinya akan memanfaatkan air minum curah yang akan disalurkan melalui saluran Tarum Barat ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Diketahui air yang akan dialirkan ke Jakarta dan Jawa Barat ini adalah air minum curah merupakan air olahan instalasi pengolahan air pada SPAM.

 

SPAM Regional Jatiluhur I ini mempunyai sistem hulu dan juga Hilir, sistem hulu sendiri nantinya akan dilaksanakan dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Baca Juga: 10 Kabupaten Penghasil Kelapa Terbanyak di Jawa Timur, Nomor 1 Bukan Malang Tapi…

Sistem hulu akan dikerjakan dengan lingkup kegiatannya berupa pembangunan pipa transmisi, intake, jaringan distribusi utama hingga titik serah (offtake), dan Instalasi Pengolahan Air (IPA).

SPAM ini nantinya akan mempunyai dua Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang terletak di Cibeet dan Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

SPAM Regional Jatiluhur I juga akan menyediakan pasokan air minum dengan besaran 4.750 liter per detik, sebagaimana dilansir inNnalar.com dari Kementerian PUPR.

Baca Juga: Sering Dikira China, Sub-Etnis Suku Dayak di Kalimantan Utara Ini Pernah Muncul di Uang Pecahan Rp75 Ribu

Tak hanya itu SPAM ini nantinya akan mendistribusikan 380.000 sambungan rumah (SR) atau kurang lebih 1,9 juta jiwa yang berada di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat, khususnya Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan juga Kabupaten Karawang.

Proyek SPAM Regional Jatiluhur telah dimulai pada Januari 2022 yang di garap oleh Konsorsium PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Tirta Gemah Ripah.

Dalam pembangunan bersama tersebut memiliki masa kerjasama selama 30 tahun, dan untuk saat ini progres pekerjaan telah mencapai 47,47% per 20 Agustus 2023.

Baca Juga: Ditargetkan Rampung November 2023, Dana Proyek Pelebaran Alur Tano Ponggol di Danau Toba Capai Rp36,8 Miliar

Proyek SPAM Regional Jatiluhur I ditargetkan akan rampung pada Oktober 2024 nanti.

Dana investasi yang dikeluarkan dalam proyek ini mencapai Rp1,7 triliun dengan masa kerja yang ditentukan yaitu selama 30 tahun.

Dalam masa kerja tersebut dibagi menjadi 2,5 tahun pengerjaan konstruksi dan 27,5 setengah tahun tahap operasi.

Baca Juga: Biayanya Mencapai Rp1 Triliun, Stadion Bertaraf Internasional di Banten Ini Tak Kunjung Dipakai, Alasannya…

Adapun alokasi air minum curah yang terdapat dalam masing-masing wilayah Proyek SPAM Regional Jatiluhur yaitu:

  • DKI Jakarta dengan besaran 4.000 liter per detik
  • Kota Bekasi dengan besaran 300 liter per detik
  • Kabupaten Bekasi dengan besaran 100 liter per detik
  • Kabupaten Karawang dengan besaran 350 liter per detik

Pembangunan sistem hilir SPAM Regional Jatiluhur I merupakan lanjutan perpipaan dari titik serah KPBU yang meliputi pembangunan reservoir.

Baca Juga: Telan Dana Rp14,7 Triliun, Smelter Tembaga di Sumbawa Ini Diramalkan Mampu Produksi 900 Ribu Ton Konsentrat

Diharapkan nantinya pembangunan SPAM Regional Jatiluhur I yang telah rampung akan mampu berfungsi dengan baik dan dapat menjadikan banyak banfaat bagi masyarakat.***

 

Rekomendasi